Home EKONOMI 2018 Jasa Marga Bakal Terbitkan Obligasi Project Bonds Tiga Ruas Tol
EKONOMINASIONAL

2018 Jasa Marga Bakal Terbitkan Obligasi Project Bonds Tiga Ruas Tol

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

PT Jasa Marga (Persero) Tbk berencana melanjutkan penerbitan kembali obligasi di level project (project bonds) atas tiga ruas tol yang dimilikinya tahun 2018 mendatang. Hal itu menyusul kebutuhan pendanaan beberapa proyek jalan tol yang tengah digarap emiten berkode JSMR tersebut.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani mengatakan, obligasi di level project merupakan salah satu opsi pembiayaan yang akan dilakukan perseroan tahun depan. Adapun ruas tol yang dipilih merupakan ruas tol yang telah selesai dibangun dan sudah memiliki penghasilan.

“Kita punya ruas tol yang sudah selesai itu yang mau kita lepas ada Bali (Tol Bali Mandara), (Tol) Surabaya-Mojokerto, (Tol) Bogor Ring Road,” ujar Desi di Jakarta, Senin (20/11)

Menurut Desi, pendanaan dari project bonds sangat efektif untuk membiayai imfrastruktur seperti jalan tol. Pasalnya, kupon dari project bonds jauh lebih murah ketimbang kredit sindikasi perbankan. Selain itu, tenor peminjaman juga bisa lebih lama.

“Lebih murah jika dibandingkan kita pinjam ke Bank dan fix ya. Jadi, yang W2 itu, kita punya tenor bervariasi ada 3,5,7,10,12 tahun. Jadi proyek tersebut akan mandiri, tidak perlu bantuan lagi dari holdingnya. Makanya, kita akan ulangi (penerbitan project bonds),” jelasnya.

Meski demikian, lanjut Desi, pihaknya tidak hanya akan berhenti pada skema project bonds saja. Jasa Marga, kata dia, juga akan melanjutkan sekuritisasi terhadap ruas tol mature yang dimiliki perseroan, termasuk juga penerbitan obligasi syariah (Sukuk).

“Sekuritiasi dilanjut lagi, tetapi kita masih melihat ruas mana. Seperti Jakarta-Cikampek tidak bisa kita sekuritisasi karena lagi dibangun seperti itu kan, dibangun LRT, Japek Elevated. Jadi, tidak mungkin kita sekuritisasi. Masih ada kendala yang membuat investor ini ragu. Kemungkinan tol dalam kota kita Sekuritisasi,” pungkasnya. (SNU)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Ancaman Kerusakan Kian Masif, Pemulihan Ekosistem Harus Aktif
NASIONAL

Ancaman Kerusakan Kian Masif, Pemulihan Ekosistem Harus Aktif

Jakarta, hotfokus.com Kerusakan laut akibat pencemaran hingga aktivitas penangkapan ilegal yang berdampak...

Kemenkop dan Kemensos bekerja sama memberdayakan KPM bansos melalui Kopdes Merah Putih agar penerima bantuan naik kelas sebagai anggota koperasi.
EKONOMI

Kemenkop Gandeng Kemensos Perdayakan KPM Bansos Via Kopdes

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Koperasi dan Kementerian Sosial menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk...

Sepanjang 2023, Nilai Transaksi Lelang DJKN Tembus Rp44,34 T
EKONOMI

Diskon Transportasi Nataru Dinilai Efektif Jaga Daya Beli

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah menilai diskon atau potongan tarif transportasi selama libur Natal...

Bank Indonesia menahan suku bunga 4,75% demi menjaga stabilitas rupiah, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di 2026.
EKONOMI

BI Tahan Suku Bunga 4,75%, Sinyal Stabilitas Rupiah dan Arah Ekonomi 2026 Mulai Terbaca

Jakarta, hotfokus.com Bank Indonesia (BI) kembali mengambil langkah yang bikin pelaku pasar...