Home EKONOMI Program Hapus Tagih Kredit Belum Optimal, Penyaluran Kredit UMKM Tersendat
EKONOMI

Program Hapus Tagih Kredit Belum Optimal, Penyaluran Kredit UMKM Tersendat

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Upaya perbankan menyalurkan kredit baru bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tersendat akibat belum optimalnya program Hapus Tagih Kredit. Dari target 1 juta debitur, hanya sekitar 67 ribu UMKM yang berhasil mendapatkan penghapusan tagihan.

Program ini diatur melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2024 tentang Penghapusan Kredit atau Piutang Macet kepada UMKM di Bidang Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Kelautan, serta UMKM Lainnya. Namun, pelaksanaannya belum berjalan lancar karena mekanisme yang rumit. Sebelum penghapusan dilakukan, bank wajib melalui dua tahap, yakni penagihan maksimal dan restrukturisasi kredit.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menjelaskan, kondisi tersebut membuat perbankan tidak leluasa menyalurkan kredit baru. “Dalam prosesnya, restrukturisasi itu sulit dilakukan karena biaya restrukturisasi justru lebih besar dari nilai utangnya sendiri, jadi tidak make sense,” ujarnya saat diskusi dengan awak media beberapa waktu lalu.

Kendala ini menyebabkan piutang macet menumpuk dan menghambat likuiditas kredit baru bagi sektor UMKM. Meski demikian, Maman melihat peluang baru setelah disahkannya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan atas UU BUMN Nomor 19 Tahun 2003. Aturan tersebut memungkinkan penghapusan tagihan tanpa perlu melalui proses restrukturisasi bagi usaha mikro dan kecil.

“Kita bisa pakai dasar hukum itu, tetapi harus ada persetujuan dari Badan Pengaturan (BP) BUMN dan BPI Danantara,” jelasnya.

Maman menambahkan, implementasi kebijakan ini masih menunggu mekanisme teknis dari lembaga terkait. Ia berharap sinergi antar instansi dapat mempercepat pelaksanaannya agar pelaku UMKM yang terdampak kredit macet bisa segera mendapatkan ruang napas untuk kembali tumbuh. (DIN/GIT)

Meta Deskripsi:
Program Hapus Tagih Kredit belum berjalan optimal, baru 67 ribu dari target 1 juta debitur UMKM yang dapat penghapusan tagihan. Menteri Maman Abdurrahman dorong percepatan agar kredit UMKM kembali lancar.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
EKONOMI

Banpres Bagi UMKM Terdampak Bencana Sumatera Digulirkan, Target Rampung 2027

Jakarta, hotfokus.com Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan Bantuan Presiden (Banpres) senilai lebih...

Rehabilitasi Ekonomi di Sumatera Ditargetkan Tuntas Tahun 2028
EKONOMI

Rehabilitasi Ekonomi di Sumatera Ditargetkan Tuntas Tahun 2028

Jakarta, Hotfokus.com Kementerian UMKM komitmen penuh untuk memulihkan ekonomi masyarakat terdampak bencana...

Karhutla Kalimantan Makin Meluas, Pertamina Hulu Turunkan Pasukan Pemadam
EKONOMIPERTAMINA

Karhutla Kalimantan Makin Meluas, Pertamina Hulu Turunkan Pasukan Pemadam

Jakarta, Hotfokus.com Pertamina Hulu Indonesia (PHI) memperkuat respons menghadapi kebakaran hutan dan...

EKONOMI

Rekening Nasabah Mandiri Diblokir, YLKI : Gerus Hak Konsumen

Jakarta, hotfokus.com Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyoroti kasus pemblokiran rekening nasabah...