Jakarta, Hotfokus.com
Kementerian UMKM komitmen penuh untuk memulihkan ekonomi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Program rehabilitasi ini dijalankan bertahap hingga 2028 dengan dukungan anggaran lebih dari Rp1,2 triliun.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menekankan bahwa pemulihan tidak berhenti pada bantuan awal, melainkan memastikan keberlanjutan usaha agar ekonomi daerah kembali bergerak. Dukungan dipastikan berlanjut terutama bagi UMKM terdampak bencana agar ekonomi dapat bangkit kembali.
“Kita harus fokus hingga tataran pemulihan ekonomi yang kontinuitasnya terjaga sampai tahun 2028,” ujarnya dalam rapat daring, Rabu (278/2026).

Lebih dari 498 ribu UMKM di 50 kabupaten/kota dan 4.310 desa tercatat terdampak. Pemerintah menyiapkan anggaran Rp618 miliar pada 2026 untuk 212 ribu UMKM, Rp622 miliar pada 2027 untuk 215 ribu UMKM, serta Rp21 miliar pada 2028 untuk 11 ribu UMKM.
Maman meminta percepatan verifikasi data calon penerima melalui platform SAPA UMKM agar bantuan segera cair. Hal ini diperlukan karena waktu yang sangat terbatas hingga Desember.
Selain itu, Klinik UMKM Bangkit di tiga provinsi tetap beroperasi sebagai pusat konsultasi dan pendampingan jangka panjang.
“Saya mohon kerja sama dan dukungan penuh, mari kita selesaikan verifikasi data tepat waktu agar bantuan masyarakat segera cair dan ekonomi daerah kembali bergairah,” katanya. (DIN/GIT)
Leave a comment