Home EKONOMI Pemerintah Jaring Swasta Lebih Banyak Masuk Proyek Infrastruktur
EKONOMINASIONAL

Pemerintah Jaring Swasta Lebih Banyak Masuk Proyek Infrastruktur

Share
Share

Jakarta, HotFokus.com

Pemerintah terus mencari skema-skema pembiayaan alternatif agar keterlibatan pihak swasta di proyek infrastruktur bisa lebih ditingkatkan. Setelah beberapa waktu lalu dilakukan untuk pertama kali penerbitan KIK EBA berbasis future income, Pemerintah mengungkap masih ada beberapa skema lain yang bakal dijadikan alternatif pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur.

“Kita masih membicarakan instrumen apa lagi yang bisa dikembangkan supaya keikutsertaan masyarakat termasuk swasta bisa lebih besar di dalam pembiayaan, terutama infrastruktur,” ujsr Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution usai mengadakan rapat koordinasi pembiayaan alternatif di Kantornya, Selasa (12/9).

Darmin mengatakan, dari instrumen KIK EBA serta KIK DIRE yang sudah pernah diterbitkan untuk pembiayaan alternatif, ternyata masih bisa dikembangkan lagi ke skema lainnya. “KIK Dire saja ada yang aset back ada juga yang tidak aset back sekurities, tapi yang di sekuritisasi hanya penghasilannya kedepannya. Itu bisa kita buat menjadi dua KIK-nya,” ujar Darmin.

Skema lainnya, lanjut Darmin, masih ada beberapa instrumen yang memang belum pernah digunakan dan Pemerintah disebutnya tengah konsen disana. “Kita belum pernah menggunakan itu, namanya limited konsesion skim. Jadi skema konsesi terbatas. Intinya kita mencari skema-skema apa yang bisa ditambah agar keikutsertaan swasta dan masyarakat makin luas,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, untuk pertama kalinya yaitu pada akhir Agustus lalu, skema pendanaan KIK EBA berbasis future income diterbitkan oleh Jasa Marga dengan bekerjasama dengan Bank Mandiri atas penghasilan ruas tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) selama 5 tahun kedepan. Produk sekuritisasi atas penghasilan jalan tol yang diberi nama KIK EBA Mandiri JSMR01 itu rencananya akan digunakan untuk pembangunan ruas tol baru yang sedang dilakukan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (SNU)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
NASIONAL

Siap-Siap! Cukai Minuman Manis Dibidik Mulai 2027, Negara Incar Rp1,7 Triliun

Jakarta, Hotfokus.com Minuman manis dalam kemasan berpotensi menghadapi pungutan baru mulai tahun...

Realisasi investasi semester I 2026 menurut BKPM mencapai Rp1.010,6 triliun dan menyerap 1,448 juta tenaga kerja
NASIONAL

Investasi Rp1.010 Triliun Buka 1,44 Juta Lapangan Kerja, Ini Sumbernya!

Jakarta, Hotfokus.com Investasi yang masuk ke Indonesia sepanjang semester I 2026 mencapai...

Menperin: Industri Harus Tumbuh di Atas 20 Persen
NASIONAL

Menperin: Industri HarusTumbuh di Atas 20 Persen

Jakarta, hotfokus.com Pertumbuhan industri harus di atas 20 persen atau lebih tinggi...

P2MI Jajaki Peluang Kerjadi Bandara Internasional Berbagai Negara
NASIONAL

P2MI Jajaki Peluang Kerjadi Bandara Internasional Berbagai Negara

Tangerang, hotfokus.com Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) jajaki peluang untuk mengisi...