Home EKONOMI Harga BBM Jangan Turun Naik Seperti Yoyo
EKONOMINASIONAL

Harga BBM Jangan Turun Naik Seperti Yoyo

Share
Petugas SPBU
Petugas SPBU
Share

Harga BBM Jangan Turun Naik Seperti Yoyo.

Oleh
Sofyano Zakaria
Pengamat Kebijakan Energi
Pusat Studi Kebijakan Publik
Puskepi.

Jakarta, 28 Maret 2016.

Harga minyak dunia sangat anomali.
Jika 3 bulan yang lalu rata rata bertengger pada posisi 28usdol-34usdol/barrel, maka saat ini perlahan lahan telah  merangkak naik mendekati posisi 41 usdol/barrel.

Demi kepentingan orang banyak, Pemerintah tidak harus terpaku dengan formula harga yang sudah ditetapkan nya yang akan mengkoreksi harga jual bbm turun atau naik setidaknya 3 bulan sekali dengan menggunakan acuan harga rata rata mops  dan rata rata kurs rupiah ‎terhadap usdol di 3 bulan terakhir.

Jika Pemerintah terpaku pada ketentuan dan formula harga yang telah ditetapkannya, maka pada 3 bulan kedepan Pemerintah harus konsisten menaikan kembali harga jual bbm. Dan hal ini ketika dilakukan pasti menimbulkan beban bagi rakyat di negeri ini karena disaat itu masyarakat tengah berada dalam saat menghadapi puasa ramadha, hari Raya Idul fitri, Idul adha dan jelang Natal.
Konsistensi Pemerintah akan berdampak memberatkan beban masyarakat karena itulah lebih dibutuhkan kebijaksanaan yang tepat dari Pemerintah.

Karenanya, Pemerintah sebaiknya tidak menurunkan harga jual bbm sebagaimana ditetapkan dalam formula harga yang sudah disepakati dengan pihak senayan.
Penurunan harga bbm dalam jumlah signifikan katakan sebesar Rp.1.000/liter sekalipun tidak akan membuat harga harga komoditas lain seperti beras, minyak goreng, cabai, bawang dan lain lain akan turun. Bahkan tarif angkutan pun belum tentu turun sebagaimana yang diharapkan rakyat.
Artinya penurunan harga dengan besaran yang harus mengacu kepada rata rata harga minyak dunia di 3 bulan terakhir, tidak akan memberi manfaat besar bagi lapisan besaran masyarakat.

Baik masyarakat biasa maupun para pengusaha dinegeri ini lebih butuh adanya stabilititas harga. Masyarakat lebih butuh kepastian harga yang mampu membuktikan bahwa harga jual bbm tidak turun naik seperti “yoyo” yang hanya bermanfaat besar bagi pemainnya saja.

Pemerintah lebih baik membuat tabungan dari hasil selisih harga jual ketika harus turun tetapi tidak diturunkan sesuai acuan formula harga.
Keuntungan yang diperoleh karena turunnya harga minyak dunia lebih baik dimanfaatkan sebagai anggaran cadangan untuk antisipasi ketika harga minyak naik tetapi harga jual bbm tidak dinaikan.
Selisih harga itu harusnya bisa pula dipergunakan untuk mendukung ketahanan enerji nasional.
Ketahanan enerji daerah perlu pula mendapatkan perhatian serius dari pemerintah dengan membangun infrastuktur energi di daerah dengan guna dana stabilitasi yang diperoleh dari hasil tidak menurunkan sepenuhnya harga jual bbm.

Karenanya jika Pemerintah akan melaksanakan penurunan harga jual bbm per 1 april 2016 mendatang,‎ maka Puskepi menyarankan penurunan harga jual bbm tidak lebih dari Rp.500/liter.
(+++).

Sumber Photo : m.tempo.co

 

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Tahun Ajaran Baru, Wamenperin: Gunakan Peralatan Sekolah Lokal
NASIONAL

Tahun Ajaran Baru, Wamenperin: Gunakan Peralatan Sekolah Lokal

Jakarta, hotfokus.com Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin), Faisol Riza, meminta masyarakat menjadikan momen...

Waskita Karya, Sekolah Rakyat, Papua, Proyek Infrastruktur, Jayapura, Sarmi, Biak Numfor, Pendidikan, KSO Waskita Adhi PAB, Investasi Pendidikan,
NASIONAL

Sekolah Rakyat Mulai Dibangun di Papua, Waskita Garap Proyek Rp1,07 Triliun yang Ditarget Rampung 5,5 Bulan

Jakarta, hotfokus.com PT Waskita Karya (Persero) Tbk dipercaya membangun tiga kawasan Sekolah...

Kementerian PU memperkuat mitigasi El Nino 2026 di Jawa Barat dengan Satgas dan 290 personel untuk menjaga pasokan air.
NASIONAL

El Nino 2026 Mengancam, Kementerian PU Siagakan 290 Personel demi Amankan Pasokan Air Jabar

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat langkah mitigasi menghadapi potensi kekeringan...

Ubah Lembaga Pokdarwis Jadi Koperasi, Solusi Kembangkan Desa Wisata
EKONOMI

Ubah Lembaga Pokdarwis Jadi Koperasi, Solusi Kembangkan Desa Wisata

Belitung, hotfokus.com Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat kolaborasi dengan...