Jakarta, hotfokus.com
Peluang Indonesia mencapai swasembada beras dinilai makin terbuka. Guru Besar Universitas Hasanuddin Prof. Salengke menegaskan sektor pertanian menjadi fondasi penting menuju Indonesia Emas 2045, dengan petani sebagai motor utama peningkatan produksi pangan nasional.
Menurutnya, capaian cadangan beras pemerintah yang naik dari sekitar 4 juta ton menjadi 5 juta ton, bahkan diproyeksikan menyentuh 5,1 juta ton, menjadi sinyal positif bagi ketahanan pangan nasional.
“Ini sesuatu yang luar biasa dan patut diapresiasi,” ujar Salengke, Senin (27/4/2026).
Ia menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras petani di lapangan. “Basisnya adalah semangat petani. Karena yang memproduksi adalah petani,” tegasnya.
Selain faktor petani, dukungan pemerintah melalui kebijakan dan stabilitas harga juga dinilai mendorong produktivitas. Menurut Salengke, kombinasi itu membuat petani lebih bergairah meningkatkan produksi.
“Dengan bantuan pemerintah dan harga yang dijaga, petani menjadi lebih bergairah untuk bekerja,” katanya.

Salengke menilai tren ini memperkuat optimisme swasembada pangan bukan sekadar target jangka pendek, tetapi bagian strategi memperkuat kemandirian nasional. Jika momentum terjaga, Indonesia dinilai semakin dekat mewujudkan ketahanan pangan yang solid menuju 2045. (SA/GIT)
Leave a comment