Jakarta, Hotfokus.com
Pemerintah menargetkan lahirnya 10 juta wirausaha muda baru pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui penguatan ekosistem kewirausahaan nasional. Salah satu langkah utama yang disiapkan ialah menghadirkan Bursa Wirausaha sebagai pusat pembinaan pelaku usaha dari tahap awal hingga mandiri.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan Bursa Wirausaha dirancang tidak sekadar menjadi tempat pelatihan, tetapi juga sebagai sistem pendampingan yang berkelanjutan.
“Secara prinsip Bursa ini bertujuan menghasilkan pengusaha tangguh, kita dampingi dan bekali dari proses awal hingga mereka mandiri,” kata Maman di Jakarta, Rabu (10/6/2026).
Selain meningkatkan kompetensi, pemerintah juga membuka akses pembiayaan melalui lembaga keuangan formal maupun alternatif, termasuk perusahaan teknologi finansial. Di sisi lain, pemerintah berupaya memperluas akses pasar agar produk UMKM terserap secara optimal.

“Kita sudah support UMKM dengan pelatihan, pembinaan, pembiayaan. Tetapi kalau barang tidak bisa masuk pasar, tetap berat. Karena itu akses pasar jadi krusial,” ujarnya.
Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Riza Damanik menilai Bursa Wirausaha menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem usaha nasional yang lebih kuat.
“Tidak ada ekonomi di dunia yang tumbuh tanpa wirausaha. Bursa ini jadi cikal bakal UMKM ke depan untuk meningkatkan manfaat ekonomi nasional,” kata Riza.
Pemerintah berharap program tersebut mampu melahirkan generasi wirausaha yang tangguh sekaligus memperkuat kontribusi UMKM terhadap perekonomian Indonesia. (DIN/GIT)
Leave a comment