Home EKONOMI Target Kementan Tanpa Impor Beras di 2019 Diapresiasi
EKONOMI

Target Kementan Tanpa Impor Beras di 2019 Diapresiasi

Share
target kementan tanpa impor beras di 2019 diapresiasi
target kementan tanpa impor beras di 2019 diapresiasi
Share

Jakarta, hotfokus.com

Target Kementerian Pertanian (Kementan) yang menyebutkan bahwa tahun 2019 sudah tak akan ada lagi impor beras mendapatkan apresiasi. Tekait berhentinya kebiasaan impor beras, Kementan menekankan stok beras yang ada kini sudah mencukupi.

Menurut Anggota Komisi IV DPR I Made Urip, pernyataan Kementan mengenai tidak diperlukannya lagi impor beras tahun depan merupakan bentuk menjaga kemandirian pangan Indonesia. “Selama ini kalau kita perhatikan, Kementan menyampaikan bahwa kita surplus. Mudah-mudahan diversifikasi tidak terjadi dan kita bisa produksi beras nasional mengalami peningkatan,” ujar Urip di Jakarta.

Sebagai informasi beberapa waktu lalu Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi menyampaikan, stok beras sampai per akhir November amat mencukupi sebanyak 2,7 juta ton sehingga dianggap tidak memerlukan lagi impor. Ditambah lagi, setiap per tiga bulan petani mengalami panen yang jumlahnya minimal 3 juta ton beras.

Diprediksi, prognosa beras nasional hingga menjelang akhir tahun 2018 adalah 3,8 juta ton. Terkait optimisme meningkatnya produksi beras nasional sehingga tidak lagi impor, Urip menuturkan, dapat ditelurusi dari angka pertambahan luas tanam padi yang dilakukan.

Tercatat, selama Januari hingga Juni 2018 jumlah luas tanam padi berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yaitu 18 juta hektare. Angka itu meningkat dibandingkan periode Oktober 2016 sampai September 2017 sebesar 15 juta hektare. “Tapi di satu sisi misalkan terjadi konversi lahan yang begitu banyak, lahan-lahan produktif yang hilang itu apakah bisa diganti dengan luas areal baru. Itu butuh data konkrit,” jelas Urip.

Urip juga menyarankan agar semakin memperkuat ketahanan beras nasional, pemerintah melalui Kementan melakukan upaya lebih konkrit, seperti pemberian subsidi kepada petani yang lebih banyak, antara lain pupuk, benih maupun alat mesin pertanian. “Kemudian perbaikan jaringan irigasi. Itu harus terus dilakukan Kementan,” katanya.(ert)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Danantara Bikin Investor Global Makin Kepincut, Tony Blair Sebut Indonesia Masuk Radar Utama
EKONOMI

Danantara Bikin Investor Global Makin Kepincut, Tony Blair Sebut Indonesia Masuk Radar Utama

Jakarta, hotfokus.com Minat investor global terhadap Indonesia kembali menjadi sorotan setelah mantan...

EKONOMI

Menkeu Pastikan Tarif Pajak Tak Naik, Penerimaan Negara Melonjak 21,4 Persen

Jakarta, hotfokus.com Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak akan menaikkan...

Ubah Lembaga Pokdarwis Jadi Koperasi, Solusi Kembangkan Desa Wisata
EKONOMI

Ubah Lembaga Pokdarwis Jadi Koperasi, Solusi Kembangkan Desa Wisata

Belitung, hotfokus.com Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat kolaborasi dengan...

KKP, Baharkam Polri, dan Pertamina Patra Niaga bersinergi menjamin keamanan serta akses BBM bagi nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih.
EKONOMI

KKP Gandeng Polri dan Pertamina, Akses BBM Nelayan di KNMP Dipastikan Lebih Aman

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggandeng Baharkam Polri dan PT...