Jakarta, hotfokus.com
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memulai pilot project Program Generasi Melek Inklusi dan Literasi Keuangan (Gemilang) untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha mengelola bisnis sekaligus memperluas akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor kelautan dan perikanan.
Program ini melibatkan 30 peserta yang terdiri dari 18 pelaku UMKM Naik Kelas dan 12 pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Peserta memperoleh pelatihan pengelolaan usaha, literasi keuangan, serta pendampingan agar lebih siap mengakses pembiayaan formal dari perbankan.
Plt Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Erwin Dwiyana, mengatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci keberhasilan program prioritas nasional.
“Dengan SDM yang semakin kompeten, implementasi Program Kerja Prioritas Nasional dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Erwin di Jakarta, Kamis (9/7).
Pada 2026, Program Gemilang berlangsung di enam provinsi, yakni Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur dengan dukungan perguruan tinggi, pemerintah daerah, penyuluh perikanan, serta perbankan.

Direktur Pemberdayaan Usaha, Ali Rahmat Iman Santoso, mengungkapkan realisasi penyaluran KUR sektor kelautan dan perikanan hingga Triwulan I 2026 baru sekitar 1,5 persen dari total KUR nasional. “Program Gemilang dirancang agar pelaku usaha menjadi lebih bankable, memahami pengelolaan keuangan secara baik, dan memiliki kesiapan untuk memperoleh pembiayaan formal sebagai modal mengembangkan usahanya,” katanya. (SA/GIT)
Leave a comment