Jakarta, hotfokus.com
Langkah pemerintah melibatkan pelaku industri kecil dan menengah (IKM) menjadi pemasok kebutuhan haji perlu diacungkan jempol. Keterlibatan IKM tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan potensi pasar dalam negeri serta memberi ruang buat mereka naik kelas.
“Keterlibatan IKM dalam penyediaan perlengkapan haji merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat industri dalam negeri sekaligus potensi pasar domestik yang besar,” kata Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, dalam keterangannya Jumat (17/4/2026).
Ia mengungkap pemerintah terus berupaya agar kebutuhan dalam negeri, termasuk untuk penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, dapat dipenuhi produk industri nasional.
“Ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan daya saing IKM sekaligus memperluas akses pasar mereka,” jelasnya.
Agus mengaku potensi ekonomi dari ekosistem haji dan umrah sangat besar dan harus dapat dimanfaatkan secara optimal para pelaku industri nasional.
Dengan jumlah populasi muslim Indonesia yang besar serta kuota haji yang terus meningkat, menteri menegaskan peluang pasar ini harus mampu memberi nilai tambah bagi industri dalam negeri, termasuk IKM.

Dirjen Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, mengungkap produk IKM yang masuk sebagai perlengkapan haji berupa batik, mukena hingga kain ihram menjadi bagian dari perlengkapan resmi jemaah haji Indonesia,” katanya. (bi)
Leave a comment