Home EKONOMI Pengembangan Ekonomi Digital Butuh Kolaborasi
EKONOMI

Pengembangan Ekonomi Digital Butuh Kolaborasi

Share
pengembangan ekonomi digital butuh kolaborasi
pengembangan ekonomi digital butuh kolaborasi
Share

Jakarta, hotfokus.com

Pemerintah perlu membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti swasta, lembaga pendidikan, hingga komunitas untuk perkembangan ekonomi digital Indonesia ke depannya.

Menurut pengamat ekonomi Fithra Faisal, kolaborasi antarlini ini penting bagi pengembangan ekonomi digital di Indonesia, yang saat ini masih kurang terbangun.

“Selama ini, kalau kita bicara kolaborasi, jangankan antarlini, kolaborasi kementerian saja masih kurang dengan ego sektoralnya,” kata Fithra saat dihubungi wartawan, Sabtu.

Dosen Ekonomi Universitas Indonesia ini lalu mencontohkan salah satu pelaku startup lokal di Depok yang telah mampu memberdayakan petani kecil, namun memiliki ruang lingkup terbatas karena tidak adanya kolaborasi dari pemerintah maupun lembaga pendidikan.

“Apabila kolaborasi antarempat lini utama tersebut terbangun dengan baik, bukan tidak mungkin nantinya akan muncul Silicon Valley Indonesia,” katanya.

“Apa yang membuat Silicon Valley di Amerika diminati oleh para investor dan para inovator, karena mereka bukan hanya memiliki infrastruktur saja, tapi mereka memiliki kolaborasi,” tambah dia.

Ditambahkan, Pemerintahan Jokowi pada periode keduanya masih memiliki pekerjaan untuk membangun ekosistem ekonomi digital di Indonesia yang perkembangannya saat ini masih dirasakan masih sporadis.

“Bicara ekosistem, berarti kita bicara SDM, kolaborasi, dan infrastruktur. Kalau kita bicara SDM berarti harus ada investasi yang memadai di sektor hulu, harus ada investasi di kurikulum pendidikan,” tukasnya.

Lebih jauh diketakan, membangun kolaborasi jauh lebih penting daripada sekadar membangun infrastruktur yang pada akhirnya membuat Indonesia terjebak hanya menjadi pasar.

“Oke ada bermunculan inovasi segala macam, tapi tidak ada kolaborasi antarlini. Sehingga kita pada akhirnya terjebak sebagai market saja, sebagai pasar yang besar,” ujar dia.(ert)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Ubah Lembaga Pokdarwis Jadi Koperasi, Solusi Kembangkan Desa Wisata
EKONOMI

Ubah Lembaga Pokdarwis Jadi Koperasi, Solusi Kembangkan Desa Wisata

Belitung, hotfokus.com Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat kolaborasi dengan...

KKP, Baharkam Polri, dan Pertamina Patra Niaga bersinergi menjamin keamanan serta akses BBM bagi nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih.
EKONOMI

KKP Gandeng Polri dan Pertamina, Akses BBM Nelayan di KNMP Dipastikan Lebih Aman

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggandeng Baharkam Polri dan PT...

Kemenkop dan Agrinas Palma membangun ekosistem sawit berbasis koperasi untuk memperkuat daya tawar petani dan industri hilir.
EKONOMI

Kemenkop Gandeng Agrinas Palma, 1.135 Koperasi Sawit Disiapkan Perkuat Posisi Petani

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggandeng PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) untuk...

Pemerintah & DPR Siapkan Pondasi Buat Bangun Pusat Finansial Internasional
EKONOMI

Pemerintah & DPR Siapkan Pondasi Buat Bangun Pusat Finansial Internasional

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah dan DPR menyiapkan pondasi untuk membangun pusat keuangan berstandar...