Home NASIONAL Pemerintah akan Berlakukan Bea Keluar Terhadap Ekspor Batubara & Emas
NASIONAL

Pemerintah akan Berlakukan Bea Keluar Terhadap Ekspor Batubara & Emas

Share
Menkeu Diganti, Dunia Usaha Beri Harapan untuk Purbaya Yudhi Sadewa
Dunia usaha menaruh harapan besar pada Menkeu baru Purbaya Yudhi Sadewa untuk melanjutkan kebijakan Sri Mulyani dan menjaga pertumbuhan ekonomi.
Share

Jakarta, hotfokus.com

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkap adanya sejumlah tantangan dalam optimalisasi penerimaan negara dari sektor mineral dan batubara (minerba).

Karenanya, pemerintah akan fokus menangani tantangan tersebut seperti fluktuasi harga komoditas regional dan global, dorongan transisi energi hijau, serta kebutuhan menjaga stabilitas pendapatan negara.

“Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah menyiapkan beragam instrumen fiskal, termasuk rencana penerapan bea keluar (BK) terhadap ekspor batubara dan emas,” kata Purbaya, saat dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Senin (8/12/2025).

Dengan kebijakan ini, bendahara negara ini berharap dapat menjaga pasokan bahan baku dalam negeri, mempercepat hilirisasi, memperkuat tata kelola dan pengawasan, sekaligus meningkatkan penerimaan negara.

Dalam beberapa tahun terakhir ini, menkeu mengaku kontribusi sektor pertambangan minerba terhadap produk domestik bruto (PDB) menurun. Sebaliknya di industrialisasi hilir, terutama sektor pengolahan logam dasar justru tumbuh signifikan, dari Rp168 triliun pada 2022 menjadi Rp243,4 triliun pada tahun 2025.

Ini menggambarkan pergeseran struktur dari dominasi kegiatan hulu menjadi hilirisasi yang menghasilkan nilai tambah lebih tinggi.

Purbaya menjelaskan kebijakan bea keluar batubara diarahkan untuk mendorong hilirisasi, mendukung agenda dekarbonisasi batubara serta meningkatkan penerimaan negara.

Sementara itu, bea keluar emas diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri melalui hilirisasi, mendukung terpenuhinya kebutuhan emas dalam ekosistem bullion bank, optimalisasi pengawasan tata kelola transaksi emas, dan optimalisasi penerimaan negara. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Investasi Swasta di IKN Tembus Rp74,54 Triliun, Peluangnya Masih Terbuka Lebar
NASIONAL

Investasi Swasta di IKN Tembus Rp74,54 Triliun, Peluangnya Masih Terbuka Lebar

Jakarta, hotfokus.com Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyatakan akan terus melanjutkan berbagai...

NASIONAL

Cegah Kejahatan Berulang, Negara Siapkan Warga Binaan Mandiri

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mendorong perubahan pendekatan dalam sistem...

Waduh! Cadangan Devisa Turun, tapi BI Sebut Masih Kuat
NASIONAL

Waduh! Cadangan Devisa Turun, tapi BI Sebut Masih Kuat

Jakarta, hotfokus.com Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir...

Menkeu Kawal Ganti Rugi dan Pemulihan Lingkungan Korban Tumpahan Minyak Montara
NASIONAL

Menkeu Kawal Ganti Rugi dan Pemulihan Lingkungan Korban Tumpahan Minyak Montara

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah terus mengawal penyelesaian hak ganti rugi serta pemulihan lingkungan...