Home EKONOMI Mendagri: Pembangun 4.308 Pertashop untuk Kembangkan Potensi Desa
EKONOMI

Mendagri: Pembangun 4.308 Pertashop untuk Kembangkan Potensi Desa

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Menteri Dalam Negeri, M Tito Karnavian mengatakan, bahwam Pembangunan 4.308 Pertashop di wilayah desa tidak hanya untuk mendekatkan layanan BBM dan LPG kepada masyarakat di pelosok negeri tetapi sekaligus akan turut menumbuhkembangkan potensi desa sehingga turut serta mendukung cita-cita Indonesia Maju.

Ia berharap, hadirnya Pertashop akan turut mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di perdesaan, mendorong tumbuhnya inovasi desa melalui kemitraan serta turut berperan dalam meningkatkan kapasitas pemerintahan desa.

”Program Pertashop sebagai salah satu wujud pembinaan umum Kemendagri terhadap Pemerintah Daerah dan Desa dalam upaya menumbuhkembangkan pola inovatif percepatan peningkatan kapasitas serta tata kelola pemerintahan dan pembangunan desa yang bertumpu pada proses pembelajaran manajemen di dalam masyarakat, yang nantinya dapat menumbuhkan simpul-simpul jaringan pemberdayaan untuk memperkuat ekonomi lokal,” ujar Mendagri di Jakarta, Senin (17/8/2020).

Menurut Tito, konsep Pertashop ini bertujuan melayani kebutuhan BBM seluruh wilayah Indonesia, mendekatkan konsumen akhir, dan pengembangan penguasaan outlet sampai level ke perdesaan. “Konsep yang dikembangkan dalam Pertashop ini adalah skema kerjasama antara Pemerintah, Pertamina dan Mitra Desa,” imbuh Tito.

Lebih jauh ia mengatakan, kolaborasi Kemendagri melalui Ditjen Bina Pemerintahan Desa dengan Pertamina merupakan penguatan dan reorientasi kembali pendekatan pembangunan pemerintahan Desa dengan paradigma baru untuk menjawab ketertinggalan pembangunan desa yang berdampak terhadap masyarakat dan menjadi salah satu poin penting dalam upaya pengarusutamaan Desa dalam Pembangunan Nasional.

Ia juga berpesan agar Pemerintah Daerah bersama Pemerintah Desa, senantiasa mengacu pada Nota Kesepahaman Kerjasama antara Kemendagri dan Pertamina agar dapat segera melakukan pemetaan lokasi potensial dengan omset 400 liter/hari.

“Selain itu, Pemerintah Daerah juga agar turut mensosialisasikan kepada masyarakat terkait pembangunan dan pengoperasian Pertashop yang dapat membantu menumbuhkembangkan potensi Desa, serta tidak memanfaatkan program Pertashop untuk kepentingan politik,” tutupnya.

Sementara Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati menegaskan, hingga Agustus 2020, Pertamina telah merealisasikan pembangunan 500 unit Pertashop yang telah dan siap beroperasi di 23 provinsi dari target 4.308 unit. Pertashop pada tahun 2020 akan menjangkau 3.827 kecamatan yang belum memiliki Lembaga penyalur BBM dan LPG.

Menurut Nicke, pembangunan Pertashop akan terus berlanjut sampai seluruh kecamatan yang belum memiliki lembaga penyalur BBM dan LPG kecamatan terwujud.

”Pertamina akan memprioritaskan pelaku UMKM serta lembaga usaha yang ada di Desa sebagai pengelola Pertashop,” ujar Nicke.

Pertashop, lanjut Nicke, sejalan dengan Program Pertamina One Village One Outlet (OVOO) sehingga nantinya akan menjadi pusat ekonomi baru yang membawa kesejahteraan bagi masyarakat desa.

”Bagi Pertamina, Pertashop dan juga BBM Satu Harga  merupakan pelaksanaan amanah undang-undang untuk menyediakan energi hingga pelosok negeri untuk mewujudkan energi yang berkeadilan demi terwujudnya Indonesia Maju sesuai yang dicita-citakan,” pungkas Nicke.(RAL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Pemerintah & DPR Siapkan Pondasi Buat Bangun Pusat Finansial Internasional
EKONOMI

Pemerintah & DPR Siapkan Pondasi Buat Bangun Pusat Finansial Internasional

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah dan DPR menyiapkan pondasi untuk membangun pusat keuangan berstandar...

EKONOMI

Purchasing Managers’ Index Manufaktur Indonesia Turun ke Level 46,9

Jakarta, hotfokus.com Tantangan global yang begitu kencang berdampak turunnya Purchasing Managers’ Index...

Rupiah Berpotensi Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Penguatan Greenback Jadi Pemicu
EKONOMI

Rupiah Berpotensi Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Penguatan Greenback Jadi Pemicu

Jakarta, Hotfokus.com Nilai tukar rupiah kembali menghadapi tekanan dan berpotensi menyentuh level...

KUR Ditargetkan Mengalir Di Sektor Produktif Hingga 65 Persen
EKONOMI

KUR Ditargetkan Mengalir Di Sektor Produktif Hingga 65 Persen

Jakarta, Hotfokus.com Kementerian UMKM mendapat amanah untuk memastikan target penyaluran KUR di...