Jakarta, Hotfokus.com
Berita yang viral terkait dengan alokasi anggaran sebesar Rp103 miliar oleh Kementerian Koperasi (Kemenkop) yang dituding cuma buat podcast akhirnya diluruskan.
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa dana sebesar itu sejatinya dialokasikan untuk strategi komunikasi publik secara keseluruhan, bukan cuma satu kanal. Menurutnya podcast hanya menjadi salah satu bagian dari strategi komunikasi diantara sekian banyak kebutuhan komunikasi publik yang direncanakan.
Menurut Ferry, alokasi dana tersebut mencakup fungsi kehumasan, tata usaha, teknologi informasi, hingga infrastruktur publikasi untuk mendukung program perkoperasian di seluruh Indonesia. “Tidak tepat kalau kebutuhan komunikasi publik kemudian disebut sebagai anggaran untuk podcast,” kata Ferry dalam keterangannya, Kamis (3/9/2026).

Ia menegaskan bahwa kebutuhan komunikasi publik memerlukan pengetahuan dan keahlian khusus agar seluruh program yang direncanakan dapat diterima dan dipahami publik dengan benar. Ia memastikan bahwa setiap APBN yang dititipkan di Kemenkop dan dialokasikan untuk belanja seluruhnya didasari dengan komitmen untuk memastikan anggaran tepat sasaran dan digunakan dengan penuh tanggung jawab.
“Ilmu komunikasi memiliki peran penting dalam memastikan kebijakan dan program pemerintah berjalan dengan baik dan dipahami dengan baik juga oleh masyarakat,” katanya. (DIN/GIT)
Leave a comment