Bali, hotfokus.com
Jajaran Dewan Komisaris Pertamina melakukan inspeksi langsung ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Denpasar, Bali. Kunjungan tersebut bertujuan memastikan pelayanan kepada konsumen berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan perusahaan.
Agenda peninjauan berlangsung pada akhir Mei hingga awal Juni 2026. Beberapa lokasi yang menjadi tujuan antara lain SPBU di kawasan Denpasar Timur, Renon, dan Sanur.
Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, menyampaikan bahwa Bali memiliki posisi strategis sebagai salah satu destinasi wisata internasional. Karena itu, kualitas layanan energi di wilayah tersebut harus terjaga, mulai dari ketersediaan bahan bakar, kondisi sarana pendukung, hingga kenyamanan konsumen saat bertransaksi.
Dalam kesempatan tersebut, Iriawan juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan SPBU. Menurutnya, area yang bersih dan tertata akan meningkatkan pengalaman pelanggan sekaligus memperkuat citra pelayanan perusahaan.

Selain itu, ia meminta para petugas di lapangan terus mengedepankan keramahan saat melayani masyarakat. Sikap yang responsif dan komunikatif dinilai mampu menciptakan kenyamanan bagi pengguna kendaraan yang datang mengisi bahan bakar.
Sementara itu, Komisaris Independen Pertamina, Condro Kirono, menyoroti tren penggunaan BBM berkualitas yang terus meningkat di Bali. Dari hasil pengamatan langsung di lapangan, ia melihat antrean kendaraan yang mengisi Pertamax maupun Pertamax Turbo cukup ramai.
Kondisi tersebut menunjukkan semakin banyak masyarakat yang memilih bahan bakar non-subsidi untuk mendukung performa kendaraan mereka. Karena itu, Condro menilai edukasi kepada konsumen masih perlu diperluas agar manfaat penggunaan BBM berkualitas semakin dipahami.

Menurutnya, sosialisasi dapat dilakukan secara berkelanjutan kepada komunitas otomotif, dealer kendaraan, hingga masyarakat umum. Langkah itu diharapkan mampu meningkatkan pemahaman terkait efisiensi dan kinerja mesin yang didukung oleh bahan bakar dengan kualitas lebih tinggi.
Tak hanya membahas pelayanan dan produk, Condro juga mendorong pengelola SPBU memanfaatkan area usaha yang masih tersedia. Ia melihat peluang pengembangan tenant komersial seperti gerai makanan, kedai kopi, maupun layanan pendukung lainnya yang dapat memberikan nilai tambah bagi pelanggan.
Di sisi lain, Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa, mengungkapkan bahwa kunjungan Dewan Komisaris membawa banyak masukan bagi pengelola operasional di wilayah Bali.
Masukan tersebut mencakup aspek keselamatan kerja, standar pelayanan, kualitas pelayanan prima, hingga keandalan distribusi energi. Seluruh catatan yang diterima akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja perusahaan.
Iwan menegaskan pihaknya berkomitmen menindaklanjuti berbagai arahan yang diberikan. Dengan perbaikan berkelanjutan, Pertamina berharap dapat menghadirkan layanan yang semakin andal dan memberikan kepuasan lebih baik bagi masyarakat Bali. (*)
Leave a comment