Bojonegoro, hotfokus.com
PT Pertamina EP Cepu (PEPC) melalui Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) terus memperluas upaya pencegahan stunting di sekitar wilayah operasionalnya.
Bersama dukungan SKK Migas, PEPC JTB menjalankan program Ayo Cegah Stunting dan Pagi Sehat Senja Bahagia. Program tersebut menyasar lima desa dan menjangkau 375 penerima manfaat sepanjang 2025.
Para penerima manfaat mencakup remaja, pasangan usia subur, ibu hamil, balita, hingga kader posyandu. Selain edukasi, program ini juga menghadirkan pendampingan kesehatan dan penguatan kapasitas masyarakat.
PEPC JTB memberikan edukasi mengenai gizi seimbang, protein hewani, ASI eksklusif, MPASI, sanitasi, serta pola hidup sehat. Tim juga memantau kondisi ibu hamil dan pertumbuhan balita secara berkala.

Pendekatan tersebut menyasar fase penting sejak masa remaja hingga 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Hasil evaluasi menunjukkan mayoritas ibu hamil di wilayah sasaran memiliki status gizi yang baik, sementara sejumlah balita menunjukkan perkembangan positif setelah mendapat pendampingan.
Manager Communication Relations & CID PEPC, Rahmat Drajat, mengatakan perusahaan ingin menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekitar operasi JTB.
“PEPC JTB ingin menegaskan komitmen kami untuk menghadirkan energi yang tidak hanya menggerakkan industri, tetapi juga menumbuhkan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan siap menjadi modal pembangunan Indonesia di masa depan,” ujar Rahmat.

Program ini melibatkan pemerintah daerah, dinas kesehatan, puskesmas, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader posyandu, dan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan memperkuat posyandu sebagai pusat edukasi serta garda terdepan dalam mencegah stunting di tingkat desa. (*)
Leave a comment