Home FOKUS Kemenhub Susun Kerangka Pembenahan Transportasi Nasional
FOKUSNASIONALSOSIAL

Kemenhub Susun Kerangka Pembenahan Transportasi Nasional

Share
Share

Jakarta, HotFokus.com 

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengumpulkan sejumlah peneliti, pakar serta pegiat transportasi dari berbagai golongan untuk membahas kerangka regulasi tentang pembenahan transportasi nasional.

Budi mengatakan, dengan semakin berkembangnya permasalahan transportasi akhir-akhir ini, diperlukan suatu terobosan baru agar permasalahan-permasalahan yang sudah diinventarisir bisa dicarikan solusinya satu persatu dengan melibatkan tenaga-tenaga ahli di bidangnya.

“Kita harus merespon semua kejadian-kejadian baik yang sudah ada maupun yang berpotensi terjadi. Riset litbang punya peran yang sangat strategis, karena litbang bisa menangkap aspirasi dari kampus, dari asosiasi, dari masyarakat. Saya memang meminta litbang untuk menangkap aspirasi dan mencarikan jalan keluar,” ujar Budi Karya usai membuka forum temu karya peneliti transportasi di Jakarta, Rabu (6/9).

Budi mengungkap, salah satu permasalahan yang diharapkan ditemukan solusinya dalam diskusi kali ini yaitu adanya masukan terkait regulasi bagi angkutan sewa khusus tanpa trayek (Taksi Online), dimana beberapa waktu lalu Permenhub 36 Tahun 2017 yang mengatur tentang taksi online ini baru saja dibatalkan oleh Mahkamah Agung.

“Yang paling mendesak adalah persiapan Undang-Undang, yang kedua adalah masalah transportasi darat, ada suatu kondisi tertentu yang harus segera kita respon. Saya tanpa bermaksud apa-apa mengatakan, proses temen-temen Ditjen Perhubungan Darat menyelesaikan taksi online sebenarnya adalah contoh yang baik, tapi kita punya masalah-masalah lain seperti Motor, kekurangan transportasi massal, ini yang harus segera dicarikan solusinya,” ungkap Budi.

Budi berharap, melakui diskusi dengan para ahli dari Balitbang Kemenhub, Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT) serta pakar-pakar dari kalangan akademisi, segala persoalan-persoalan transportasi yang ada di depan mata bisa dicarikan solusinya. “Kita ingin menampung aspirasi dari masyarakat banyak. Disini kita bisa rekam pemikiran-pemikiran itu untuk tercapai solusinya,” pungkasnya. (SNU)

 

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
PUSKEPI: Program Perumahan Subsidi Harus Menjadi Gerakan Nasional yang Didukung Penuh Presiden dan Seluruh Kementerian Terkait
NASIONAL

PUSKEPI: Program Perumahan Subsidi Harus Menjadi Gerakan Nasional yang Didukung Penuh Presiden dan Seluruh Kementerian Terkait

Jakarta, hotfokus.com Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi), Sofyano Zakaria, menegaskan bahwa...

Penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp100,6 triliun hingga April 2026, memperkuat APBN di tengah ketidakpastian global.
NASIONAL

Mantap, Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp100,6 Triliun, APBN Makin Kokoh di Tengah Gejolak Global

Jakarta, hotfokus.com Kinerja penerimaan kepabeanan dan cukai mencatat sinyal positif hingga April...

Bursa Wirausaha Disiapkan Jadi Mesin Cetak 10 Juta Wirausaha Muda Baru
NASIONAL

Bursa Wirausaha Disiapkan Jadi Mesin Cetak 10 Juta Wirausaha Muda Baru

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah menargetkan lahirnya 10 juta wirausaha muda baru pada masa...

NASIONAL

Menperin Minta Industri Gunakan Mata Uang Lokal Pada Transaksi Ekspor

Jakarta, hotfokus.com Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, meminta kalangan industri menggunakan...