Cibubur, hotfokus.com
Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, mengaku dirinya tak anti produk asing, ingin pasar lebih banyak diisi produk lokal.
“Kita tidak anti terhadap produk asing, tapi ingin produk lokal dapat berdampingan (co-branding) dan bersaing,” katanya, saat menyaksikan penandatanganan kemitraan strategis antara 11 usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) fesyen dan ritel modern Metro, Kamis (9/7/2026).
Busan sapaan akrab Menteri Perdagangan, mengungkap kemitraan ini mencerminkan semakin meningkatnya kualitas produk UMKM Indonesia, sehingga mampu memenuhi standar ritel modern dan diterima pasar.
Saat ini, menteri menambahkan produk lokal telah mendominasi sekitar 60 persen produk yang dipasarkan di ritel modern Metro.
Disebutkan, syarat utama bagaimana masuknya produk di ritel modern adalah kualitasnya, mengingat ini akan menjaga kepercayaan.
Karena itu, Busan selalu menyampaikan ke pelaku UMKM untuk terus mempertahankan kualitas sehingga mampu bersaing dengan produk lainnya.
Kemendag juga terus membuka kesempatan terhadap pelaku UMKM untuk memperluas pemasarannya di pasar dalam negeri dengan memperkuat kemitraan dengan pelaku ritel modern.

“Sepanjang 2025 hingga 2026, Kemendag telah memfasilitasi 1.477 UMKM dalam program perluasan akses pasar dalam negeri melalui berbagai kegiatan,” katanya. (bi)
Leave a comment