Home OPINI Jika Anak Anak Muda Bertarung Di Pilkada 2024, Indonesia Emas 2045 Jadi Kenyataan
OPINI

Jika Anak Anak Muda Bertarung Di Pilkada 2024, Indonesia Emas 2045 Jadi Kenyataan

Share
Greenflation Sakit Kepala
Salamuddin Daeng
Share

Oleh : Salamuddin Daeng
Direktur Eksekutif AEPI

Pandangan merendahkan dan meremehkan kepada anak muda bukan hanya harus dihentikan, namun polemik melelahkan akibat disyahkan-nya anak muda sebagai capres cawapres harus segera dapat dibalik menjadi hadiah bagi bangsa Indonesia. Pemilu 2024 bisa menjadi momentum kawah candradimuka untuk melahirkan generasi emas 2045.

Mudah mudahan, jika banyak anak anak muda bertarung di dalam pilkada langsung dan pemilu legislatif di 2024 ini maka harapan Indonesia emas di 2045 akan menjadi kenyataan.

Ingat sejarah bagaimana gelora Sumpah Pemuda 1928 telah melahirkan generasi tangguh yang mampu memjebol penjajahan sehingga mereka generasi muda 1928 dan itulah yang mewujudkan Indonesia merdeka 1945.

Sejarah bisa diulang dalam kualitas yang sama.dalam situasi yang berbeda.
Partai partai politik dalam melakukan rekrutmen para Caleg. Cagub dan cabub, harusnya legowo merekrut anak anak muda, membuka ruang kepada mereka untuk berkiprah dalam pemilu serentak dan itu maka akan membuat mimpi besar bangsa Indonesia jadi kenyataan.

Kaum muda akan menjadi hadiah terbesar dari bonus demografi Indonesia.
Hal yang tadinya dipandang sebagai masalah, menjadi beban bagi ekonomi akan berbalik menjadi kekuatan produktif yang luar biasa besar.
Generasi politik baru yang akan sanggup berkiprah dalam ruang percaturan dunia yang semakin menyempit, ketat dan keras.

Milenial telah mendapatkan medan pertarungan yang menempa mereka diatas diatas tungku tembaga panas, sehingga lahirlah generasi yang matang, melampaui sejarah generasi gerasi terdahulu.

Mereka yang tadinya dipandang sebelah mata, anak ingusan, tidak punya pengalaman, akan dapat membalikkan stigma negatif dengan bukti bahwa anak anak muda dengan senjata digital ditangannya akan memperlihatkan determinasinya, keberaniannya dan rasa percaya dirinya. Inshaa Allah.[•]

Share

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Long Stay Priok: Bukan Soal Pelabuhan, tetapi Soal Bisnis
OPINI

Long Stay Priok: Bukan Soal Pelabuhan, tetapi Soal Bisnis

Oleh: Bambang SabektiPraktisi Kepelabuhanan dan Logistik Nasional Pemerintah telah menetapkan target dwelling...

OPINI

Angkutan Barang Kereta Api vs Truk

Oleh : Bambang Sabekti “Perspektif Efisiensi Nasional, Keselamatan, dan Keberlanjutan Infrastruktur” Selama...

Danantara dan Mata Rantai Beyond Cabotage yang Hilang
OPINI

Danantara dan Mata Rantai Beyond Cabotage yang Hilang

Oleh Bambang Sabekti Setiap tahun Rp190–380 triliun devisa bocor ke perusahaan pelayaran...

OPINI

PIDATO PRABOWO, DEKLARASI EKONOMI BARU, DAN KISAH NEGARA KAYA TAPI BOCOR

Oleh Denny JA Malam itu, di sebuah pelabuhan ekspor, sebuah kapal meninggalkan...