Jakarta, hotfokus.com
PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) terus memperkokoh strategi bisnis luar negeri dengan mengedepankan kolaborasi diplomatik dan penguatan program tanggung jawab sosial perusahaan di negara-negara operasinya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Global CSR & Stakeholder Diplomacy Forum 2026 yang berlangsung di Ubud, Bali. Forum itu mempertemukan jajaran manajemen PIEP dengan perwakilan diplomatik Indonesia serta pejabat Kementerian Luar Negeri untuk membahas tantangan geopolitik dan penguatan sinergi antarpemerintah.

Direktur Utama PIEP, Syamsu Yudha, menilai forum tersebut memiliki peran penting dalam menyelaraskan strategi bisnis internasional dengan implementasi program CSR yang tepat sasaran. Menurutnya, dukungan diplomasi menjadi salah satu faktor yang menjaga kelancaran aktivitas operasional Pertamina di berbagai negara.
Selain membahas pendekatan Government-to-Government (G2G), forum juga menyoroti pentingnya membangun hubungan yang lebih erat dengan pemerintah dan masyarakat di wilayah operasi guna memperkuat keberlanjutan investasi.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri RI, Grata Endah Werdaningtyas, mendorong penerapan strategi smart de-risking melalui diversifikasi investasi, pasar, dan teknologi sebagai langkah menghadapi perubahan geopolitik dan geoekonomi dunia.

Melalui forum tersebut, PIEP yang telah menjalankan operasi hulu migas di 10 negara berharap dapat memperluas peluang bisnis, meningkatkan efektivitas program CSR global, sekaligus memperkuat fondasi operasional perusahaan di tengah dinamika industri energi internasional. (***)
Leave a comment