Jakarta, hotfokus.com
Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyatakan akan terus melanjutkan berbagai proyek strategis dan membuka peluang kolaborasi serta investasi. Hingga saat ini, estimasi investasi swasta yang telah masuk ke IKN mencapai Rp74,54 triliun dari 67 investor, sementara nilai proyek melalui skema KPBU mencapai Rp134,22 triliun.
Sejauh ini, pembangunan IKN didukung melalui tiga skema pembiayaan, yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), investasi swasta, serta hibah.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa Otorita IKN terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, sinergi antar daerah menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat ekosistem pembangunan IKN sebagai ibu kota politik yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kami selalu melayani investor yang masuk dan peluang kerja sama tidak hanya terbatas pada investasi, tetapi juga dapat mencakup berbagai sektor strategis yang mendukung pengembangan kawasan IKN, mulai dari penyediaan barang dan jasa, pengembangan sumber daya manusia, hingga sektor ekonomi kreatif dan pariwisata,” kata Basuki dalam keterangannya, Jumat (7/8).
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut baik peluang kolaborasi tersebut. Ia menegaskan bahwa pembangunan di Jawa Tengah selama ini dilakukan melalui pendekatan kolaboratif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, sehingga semangat tersebut juga diharapkan dapat diwujudkan dalam kerja sama dengan Otorita IKN.

“Kami membangun Jawa Tengah secara kolaboratif dengan merangkul seluruh pemangku kepentingan, termasuk media, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat,” ujarnya. (DIN/GIT)
Leave a comment