Jakarta, hotfokus.com
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mendorong perubahan pendekatan dalam sistem pemasyarakatan. Lembaga pemasyarakatan kini tidak hanya menjalankan fungsi penghukuman, tetapi juga membina dan memulihkan warga binaan agar siap kembali ke masyarakat.
Kepala Subdirektorat Kerja Sama Pemasyarakatan Kemenimipas Rika Aprianti mengatakan pembinaan bertujuan membangun karakter sekaligus membekali warga binaan dengan kemampuan hidup mandiri.
“Pembinaan kepribadian diarahkan untuk membentuk karakter dan integritas warga binaan melalui pembinaan keagamaan, akhlak dan moral, kesadaran berbangsa dan bernegara, bela negara, kemampuan intelektual, kesadaran hukum, kemampuan beradaptasi dengan masyarakat,” ujar Rika, Jumat (7/8/2026).
Selain aspek kepribadian, Kemenimipas mengembangkan pembinaan kemandirian melalui pelatihan kerja, pengembangan bakat, serta kegiatan produksi. Program tersebut mencakup pemberdayaan warga binaan dalam sektor ketahanan pangan dan UMKM.
Pembekalan keterampilan itu diharapkan membuka peluang bagi warga binaan untuk bekerja atau berwirausaha setelah menjalani masa pidana. Dengan begitu, mereka memiliki sumber penghasilan yang layak dan peluang lebih besar untuk menjalani kehidupan produktif.
Rika mengatakan sejumlah mantan warga binaan telah berhasil membangun kehidupan setelah bebas. Mereka bahkan mampu berkontribusi dalam pembangunan ekonomi dan sosial di tengah masyarakat.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Kemenimipas mencegah pengulangan tindak pidana. Pemerintah ingin warga binaan memiliki karakter, keterampilan, dan kesiapan sosial sebelum kembali berkumpul bersama keluarga dan masyarakat. (SA/GIT)
Leave a comment