Home EKONOMI Holding Perbankan Terbentuk, PNM Mengaku Diuntungkan
EKONOMINASIONAL

Holding Perbankan Terbentuk, PNM Mengaku Diuntungkan

Share
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM, Arief Mulyadi mengatakan jika perusahaan induk (holding) BUMN perbankan terbentuk maka pihaknya akan mendapatkan banyak dukungan dalam membantu pelaku usaha mikro dan kecil (UMK).

“Dengan adanya holding perbankan, akan lebih banyak dukungan bagi kami untuk pemberdayaan usaha mikro dan kecil melalui sinergi dalam holding,” ujar Arief kepada wartawan di Jakarta, Senin (122/4).

Dia menjelaskan bahwa selain PNM dapat memberi captive market bagi perbankan, pihaknya juga bisa mendapatkan kemudahan pendanaan dengan adanya holding tersebut.

Arief juga menambahkan bahwa tahun lalu pihaknya harus mencari sendiri pendanaan untuk modal kerja sebesar Rp15,3 triliun, namun jika holding perbankan terbentuk pada tahun depan maka pihaknya bisa terbantu.

Sebelumnya Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengatakan holding perbankan tetap akan dibentuk pada tahun ini sesuai rencana.

Jika holding perbankan ini jadi maka Kementerian BUMN untuk ke depannya akan melakukan pemetaan kembali BUMN-BUMN mana yang optimal untuk menjadi anak atau cucu perusahaan holding, agar dapat bekerja lebih baik lagi.

Holding perbankan ini akan mencakup empat bank BUMN yakni Mandiri, BNI, BRI dan BTN, serta BUMN keuangan nonbank seperti PNM, Pegadaian, Bahana dan PT Jalin Pembayaran Nusantara (ATM Link).

Tidak hanya itu, holding itu juga akan memasukkan PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) yang mengelola platform tekfin pembayaran LinkAja.

LinkAja adalah tekfin BUMN berbasis sistem pemindaian kode respon cepat (QR Code). LinkAja dibentuk BUMN dengan menggabungkan layanan sistem pembayaran TCash milik Telkomsel dengan TBank dan MyQR milik PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), e-cash dari PT Bank Mandiri Tbk, serta yap! dan UnikQu dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), dan juga layanan pembayaran digital milik BUMN lainnya.

Layanan tekfin yang akan tersedia di LinkAja antara lain seperti pembayaran tagihan seperti listrik, air, dan internet, transaksi di mitra, moda transportasi hingga pembelian di e-dagang.

Pengguna LinkAja juga bisa melakukan transfer uang ke sesama pelanggan dan ke nasabah bank BUMN. Isi ulang (top-up) pun bisa dilakukan melalui jaringan bank BUMN, termasuk PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN).(ert)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Sub Judul: Nama Mantan Direktur KPLP Muncul di Kursi Ketua KNKT
NASIONAL

Breaking News! Ahmad Dikabarkan Jadi Ketua KNKT, Diumumkan Besok

Nama Mantan Direktur KPLP Muncul di Kursi Ketua KNKT Jakarta, Hotfokus.com Kabar...

EKONOMI

Perpres Ditandatangani, KDKMP Jadi Simpul Distribusi Barang Bersubsidi

Jakarta, Hotfokus.com Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)...

NASIONAL

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan Di Level 5,75 Persen

Jakarta, hotfokus.com Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate...

3 Jurus Buat Pacu Pertumbuhan Ekonomi. Investasi, Produktivitas dan Ekspor
EKONOMI

3 Jurus Buat Pacu Pertumbuhan Ekonomi. Investasi, Produktivitas dan Ekspor

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah masih mengantisipasi ketidakpastian masalah terkait energi dan logistik akibat...