Home EKONOMI Dua Catatan EWI Untuk Program KUR Pertashop Agar Efektif Dan Tepat Sasaran
EKONOMINASIONAL

Dua Catatan EWI Untuk Program KUR Pertashop Agar Efektif Dan Tepat Sasaran

Share
Ferdinand Hutahaean
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Energy Watch Indonesia (EWI) mengapresiasi langkah pemerintah yang melakukan sinergi dengan BUMN Pertamina dalam memberikan kemudahan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk membuka usaha Pertashop di pedesaan.

Namun demikian menurut Direktur Eksekutif EWI, Ferdinand Hutahean, ada dua catatan yang menjadi perhatian terkait program tersebut, yakni bagaimana proses sosialisasinya agar masyarakat luas bisa mengetahui adanya program tersebut dan menjadikan peluang usaha, kedua yakni soal efektifitas penyaluran KUR yang harus tepat sasaran

“Akses pemerintah yang diberikan melalui pemberian KUR untuk program usaha Pertashop ini sangat bagus dan perlu didukung bahwa ini ada sebuah upaya maksimal untuk menyediakan usaha baru yang bisa menyerap tenaga kerja,” ujar Ferdinand kepada Hotfokus.com, saat dihubungi pada Kamis (4/2/2021).

Terkait masalah sosialisasi dan publikasi, lanjut Ferdinand, menjadi hal yang sangat krusial dan menentukan keberhasilan program tersebut. “Sekarang adalah bagaimana caranya agar masyarakat di pedesaan ini bisa diarahkan dan mendapat informasi seluas-luasnya. Karena saya khawatir akses masyarakat terhadap informasi untuk mendapatkan KUR dan bisnis Pertashop ini belum merakyat informasinya. Ini PR pemerintah dan Pertamina,” ujarnya.

Kemudian terkait permasalahan dalam penyaluran KUR, dimana banyak keluhan soal sulitnya akses untuk mendapatkan KUR, dimana penerima manfaat biasanya justru didominasi oleh penerima kredit komersial yang kemudian dialihkan ke KUR, Ferdinand mengusulkan agar proses seleksi calon penerima KUR harus melibatkan perangkat Desa setempat.

“Penyebaran informasi ini menjadi sangat penting supaya masyarakat tahu bahwa ada usaha baru yang di create Pertamina, yaitu Pertashop, itu dulu. Kemudian yang kedua, KUR nya dimana, supaya masyarakat tahu harus mendatangi kemana. Karena kalau infonya terbatas nanti infonya itu lagi itu lagi,” tuturnya.

“Pelibatan aparatur pemerintah di daerah, dalam hal ini kepala desa. Kan dia tau siapa masyarakatnya sudah tau siapa yang sudah pernah mendapatkan KUR dan yang mana yang belum,” pungkasnya.

Pemerintah dalam hal ini Kemenko Perekonomian mengaku siap memfasilitasi pendirian usaha Pertashop di daerah dengan memberikan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Pertashop sendiri merupakan program dari PT Pertamina (Persero) yang bertujuan untuk pemerataan energi dan salah satu upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Asisten Deputi Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Kemenko Perekonomian, Gede Edy Prasetya sebelumnya menjelaskan, KUR adalah kredit pembiayaan baik untuk modal kerja dan atau untuk investasi yang bisa menjadi salah satu upaya membantu masyarakat dalam kondisi yang sulit saat ini. (SNU/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Pemerintah Sesuaikan Masa Tahapan Sertifikat Wajib Halal
NASIONAL

Pemerintah Sesuaikan Masa Tahapan Sertifikat Wajib Halal

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah melakukan penyesuaian masa tahapan sertifikat wajib halal yang dijadwalkan...

Mendag Budi Santoso dan Kepala Barantin Abdul Kadir Karding menandatangani kesepakatan kerja sama ekspor Indonesia.
NASIONAL

Banyak Negara Terapkan Non-Tarif. Kemendag dan Barantin Teken Kerjasama

Tangerang, hotfokus.com Banyak negara menerapkan jurus berupa persyaratan non tarif untuk mencegat...

Potongan Biaya E-Commerce Minimal 50% Berlaku Mulai 25 Oktober 2026
NASIONAL

Potongan Biaya E-Commerce Minimal 50% Berlaku Mulai 25 Oktober 2026

Jakarta, Hotfokus.com Kementerian UMKM memastikan insentif potongan biaya layanan platform e-commerce minimal...

Ilustrasi IHSG anjlok 10,76 persen di tengah kekhawatiran perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia oleh MSCI.
NASIONAL

Pasar Saham Babak Belur Imbas Sentimen MSCI

Jakarta, Hotfokus.com Usulan MSCI untuk menurunkan klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging...