Home PERTAMINA Pertamina NRE Bidik Potensi Surya di Pangkalan TNI AL, Investasi PLTS Mulai Dikaji
PERTAMINA

Pertamina NRE Bidik Potensi Surya di Pangkalan TNI AL, Investasi PLTS Mulai Dikaji

Share
Penandatanganan kerja sama Pertamina NRE, Kodaeral III, dan Lumitech untuk studi pengembangan PLTS di pangkalan TNI AL.
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Peluang pemanfaatan energi matahari di lingkungan militer mulai dijajaki melalui kolaborasi Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), Komando Daerah Angkatan Laut III (Kodaeral III), dan PT Lumitech Daya Nusantara. Ketiganya sepakat melakukan studi bersama untuk menilai potensi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di sejumlah aset TNI Angkatan Laut.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dan Perjanjian Studi Bersama di Gedung Serbaguna Makodaeral III, Jakarta Utara, Kamis (15/10/2026).

Komandan Kodaeral III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia, Direktur Perencanaan Strategis & Pengembangan Bisnis Pertamina NRE Harsono Budi Santoso, serta perwakilan PT Lumitech Daya Nusantara, Cindy, menghadiri penandatanganan tersebut.

Langkah ini menjadi tahap awal untuk mengidentifikasi peluang penggunaan energi terbarukan sekaligus mengoptimalkan aset yang berada di bawah wilayah Kodaeral III.

Pemetaan PLTS Menjangkau Sejumlah Wilayah

Studi tersebut akan mengevaluasi potensi proyek secara menyeluruh. Tim akan menelaah aspek teknis, kondisi pasar, perhitungan ekonomi dan bisnis, dampak lingkungan, ketentuan hukum, serta risiko yang mungkin muncul.

Pemetaan mencakup sejumlah titik strategis, seperti Pondok Dayung, Markas Komando Kodaeral III, Pulau Laki, dan Tanjung Pasir. Selain itu, kajian juga menyasar beberapa pangkalan TNI AL di Banten, Lampung, Palembang, Bangka Belitung, Bandung, hingga Cirebon.

Melalui proses tersebut, ketiga pihak ingin memperoleh gambaran mengenai kelayakan pengembangan PLTS dan potensi investasinya dalam jangka panjang. Kajian juga akan mempertimbangkan karakteristik operasional di setiap lokasi agar rencana pemanfaatan energi surya sesuai dengan kebutuhan.

Uki Prasetia menegaskan, kerja sama ini sejalan dengan upaya TNI AL mendukung peralihan menuju energi bersih sekaligus memperkuat kemandirian energi di wilayah kerjanya.

“Kerja sama ini menjadi langkah awal yang strategis untuk mengkaji potensi pengembangan energi terbarukan, khususnya pemanfaatan PLTS di wilayah Kodaeral III,” ujar Uki.

Ia berharap kolaborasi tersebut menghasilkan kajian yang komprehensif dan membuka peluang investasi yang memberikan manfaat bagi efisiensi penggunaan energi serta kelestarian lingkungan.

Pertamina NRE Siapkan Kajian Terukur

Harsono Budi Santoso mengatakan, inisiatif ini mendukung peran Pertamina NRE dalam mengembangkan solusi energi rendah karbon dan memperluas penggunaan energi baru terbarukan di sektor strategis.

“Melalui studi bersama ini, Pertamina NRE ingin menghadirkan kajian yang terukur agar potensi energi surya dapat dipetakan secara tepat sesuai karakteristik operasional Kodaeral III,” ungkap Harsono.

Ia berharap hasil kajian dapat menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan langkah selanjutnya berdasarkan kelayakan teknis, ekonomi, dan aspek keberlanjutan.

Meski belum memasuki tahap pembangunan, studi bersama ini akan membantu para pihak mengukur peluang pemanfaatan energi surya di berbagai fasilitas TNI AL. Hasilnya juga menjadi pertimbangan penting sebelum mereka menentukan kelanjutan proyek dan potensi investasinya. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
UMKM Kaltim Siap Tembus Pasar Global, Produk Binaan PHM Unjuk Gigi di TEI 2026
PERTAMINA

UMKM Kaltim Siap Tembus Pasar Global, Produk Binaan PHM Unjuk Gigi di TEI 2026

Jakarta, Hotfokus.com Peluang ekspor terbuka bagi pelaku usaha kecil dan menengah asal...

PHR Zona 4 Temukan Potensi Baru di Gunung Kemala, Sumur GNK-115 Hasilkan Ribuan Barel Minyak
PERTAMINA

PHR Zona 4 Temukan Potensi Baru di Gunung Kemala, Sumur GNK-115 Hasilkan Ribuan Barel Minyak

Prabumulih, Hotfokus.com Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 mencatat hasil positif dari...

Kilang Plaju Pertamina memproduksi 295.263 barel Avtur sepanjang Januari hingga September 2026.
PERTAMINA

Kilang Plaju Pasok Ratusan Ribu Barel Avtur, Mutu Bahan Bakar Pesawat Jadi Prioritas

Plaju, Hotfokus.com PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju terus memperkuat perannya...

Tiga UMKM Pertamina Sabet UKM Pangan Award 2026, Produknya Tembus Pasar Ekspor
PERTAMINA

Tiga UMKM Pertamina Sabet UKM Pangan Award 2026, Produknya Tembus Pasar Ekspor

Tangerang, Hotfokus.com Tiga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mendapat...