Home PERTAMINA Bukan Sekadar Tanam Pohon, Pertamina Pacu Desa Energi dan Ekonomi Hijau di Hari Bumi 2026
PERTAMINA

Bukan Sekadar Tanam Pohon, Pertamina Pacu Desa Energi dan Ekonomi Hijau di Hari Bumi 2026

Share
Bukan Sekadar Tanam Pohon, Pertamina Pacu Desa Energi dan Ekonomi Hijau di Hari Bumi 2026
Share

Jakarta, hotfokus.com

Peringatan Hari Bumi 2026 menjadi momentum PT Pertamina (Persero) mempertebal langkah menuju pembangunan berkelanjutan. Tak hanya fokus pada transisi energi, perusahaan energi pelat merah itu juga mendorong penguatan ekonomi hijau berbasis masyarakat melalui sejumlah program lingkungan terintegrasi.

Komitmen tersebut terlihat dari pengembangan program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang melibatkan komunitas, akademisi, hingga pelaku usaha. Pertamina menempatkan isu keberlanjutan bukan sekadar agenda korporasi, tetapi bagian dari gerakan kolektif menjaga ekosistem.

Salah satu inisiatif yang disorot ialah program PFlestari yang telah merealisasikan penanaman lebih dari satu juta pohon, termasuk mangrove. Program ini tidak hanya menitikberatkan konservasi, namun juga memberi nilai ekonomi melalui pelatihan pengolahan hasil hutan dan pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai jual.

Di sisi lain, Pertamina juga memperluas pengembangan energi bersih lewat Desa Energi Berdikari Sobat Bumi (DEB SoBI). Selama tiga tahun, program ini membina 40 desa dengan produksi energi surya mencapai 1.100 kWh per tahun dan biogas 6.199 meter kubik yang memberi manfaat bagi lebih dari 1.600 warga.

VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan pendekatan lingkungan yang dijalankan perusahaan bertumpu pada dampak berkelanjutan. “Melalui pelestarian lingkungan, pengembangan energi bersih, dan pemberdayaan masyarakat, Pertamina berupaya menghadirkan manfaat yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dorongan serupa juga terlihat lewat program Beasiswa Sobat Bumi yang sudah menjangkau lebih dari 5.000 penerima sejak 2011, serta pengembangan UMKM ekonomi sirkular, termasuk pengolahan minyak jelantah menjadi sabun dan lilin.

Menurut Baron, kolaborasi menjadi fondasi utama agenda ini. “Menjaga bumi adalah gerakan bersama. Pertamina akan terus membuka ruang kolaborasi agar manfaatnya semakin luas,” tutupnya. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Gajah Aceh Terancam Kehilangan Ruang Jelajah, PHE NSO Gaspol Pulihkan Cot Girek
PERTAMINA

Gajah Aceh Terancam Kehilangan Ruang Jelajah, PHE NSO Gaspol Pulihkan Cot Girek

ACEH UTARA, Hotfokus.com Ancaman menyempitnya habitat gajah di Cot Girek, Aceh Utara,...

PHE Tuntaskan Seismik 6.000 Km, Potensi Migas Laut Selatan Jawa Mulai Dibidik
PERTAMINA

PHE Tuntaskan Seismik 6.000 Km, Potensi Migas Laut Selatan Jawa Mulai Dibidik

JAKARTA, Hotfokus.com PT Pertamina Hulu Energi (PHE) terus menggeber eksplorasi minyak dan...

Hiu Paus Makin Terancam, PIS Turun Tangan dengan Teknologi Canggih
PERTAMINA

Hiu Paus Makin Terancam, PIS Turun Tangan dengan Teknologi Canggih

JAKARTA, Hotfokus.com Hiu paus menghadapi ancaman serius di tengah aktivitas pelayaran. Di...

PERTAMINA

Pertamina Perkuat Pasokan Energi Timur, Avtur Ternate Disorot

JAKARTA, Hotfokus.com Pertamina memperkuat kesiapan infrastruktur energi di kawasan Indonesia Timur. Langkah...