Home NASIONAL DPR Segera Fit and Proper Test Calon Panglima
NASIONAL

DPR Segera Fit and Proper Test Calon Panglima

Share
Share
JAKARTA — Wakil Ketua Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin memastikan, pihaknya akan segera melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) kepada calon Panglima TNI yang telah disampaikan melalui surat oleh Presiden Joko Widodo kepada DPR. Apalagi, tak lama lagi DPR juga akan memasuki masa reses.
Dalam suratnya presiden mengirimkan nama calon tunggal, Marsekal Hadi Tjahjanto, yang kini menjabat KSAU sebagai pengganti Panglima TNI Gatot Nurmantyo.
“Ya pergantiannya harusnya sebelum reses. Kita reses minggu depan, ya Insya Allah minggu ini (uji kelayakan dan kepatutan). Kita akan rapat Bamus karena persyaratan itu harus dibacakan dulu di dalam Paripurna. Setelah itu kami akan segera dan secepat-cepatnya melakukan fit and proper test. Karena minggu depan kami kan sudah reses,” jelas Hasanuddin di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (4/11).
Politisi F-PDI Perjuangan itu menilai, jabatan Panglima TNI itu mengalami rotasi dari tiga kesatuan, yakni Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara, sudah memenuhi ketentuan yang berlaku. Ia berharap, Panglima TNI baru yang terpilih nanti dapat meneruskan program, dan harus sesuai dengan target.
“Yang kedua, Panglima TNI harus juga meningkatkan profesi prajurit TNI. Kemudian meningkatkan disiplin intern, sudah bagus tapi perlu ditingkatkan lagi. Dan yang terakhir, meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme prajurit TNI dan dilengkapi dengan sistem alat senjata yang bagus,” harap politisi asal dapil Jawa Barat itu.
Sebagaimana diketahui, nama calon Panglima TNI usulan Presiden Joko Widodo sudah disampaikan ke DPR pagi tadi oleh Mensesneg Pratikno. Setelah diterima Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, surat itu akan dibawa ke rapim dan Badan Musyawarah untuk dirapatkan bersama pimpinan fraksi. Dari Bamus, surat presiden itu akan dibawa ke sidang paripurna untuk dibacakan.
Tahap berikutnya, pembahasan calon Panglima TNI pengganti Jenderal Gatot Nurmantyo itu akan diserahkan ke Komisi I untuk pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan. Setelah uji, hasilnya diserahkan ke pimpinan DPR untuk nantinya meminta persetujuan lewat rapat paripurna kembali. Sementara itu, DPR akan memasuki masa reses pada 13 Desember mendatang. (kn)
Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Unpad Buka Kampus Pascasarjana di Jakarta, Ferry: Perkuat SDM Profesional
NASIONAL

Unpad Buka Kampus Pascasarjana di Jakarta, Ferry: Perkuat SDM Profesional

Jakarta, Hotfokus.com Universitas Padjadjaran (Unpad) resmi menghadirkan Kampus Pascasarjana di Jakarta untuk...

Mendag: Tak Anti Asing, Ingin Pasar Banyak Diisi Produk lokal
NASIONAL

Mendag: Tak Anti Asing, Ingin Pasar Banyak Diisi Produk lokal

Cibubur, hotfokus.com Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, mengaku dirinya tak anti produk...

KKP melatih 30 pelaku usaha lewat Program Gemilang untuk meningkatkan literasi keuangan dan memperluas akses KUR sektor perikanan.
NASIONAL

KKP Bekali UMKM dan Koperasi Literasi Keuangan, Genjot Akses KUR Perikanan

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memulai pilot project Program Generasi...

Mentan Andi Amran mempercepat cetak sawah, optimalisasi lahan, dan hilirisasi untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
NASIONAL

Mentan Ungkap Strategi Perkuat Ketahanan Pangan, dari Cetak Sawah hingga Hilirisasi

Jakarta, hotfokus.com Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan pemerintah terus memperkuat ketahanan...