Jakarta, hotfokus.com
Pemerintah memperkuat strategi pengentasan kemiskinan lewat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kementerian Koperasi bersama Kementerian Sosial menyiapkan skema pemberdayaan, termasuk merekrut penerima Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai karyawan koperasi.
Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menegaskan KDKMP akan menjadi instrumen utama untuk menekan angka kemiskinan ekstrem hingga nol persen.
“Koperasi Desa dipastikan juga akan menjadi instrumen penting mencapai target penurunan kemiskinan ekstrem menjadi nol persen,” ujarnya.
Ia menjelaskan, KDKMP berfungsi sebagai offtaker yang menyerap hasil produksi masyarakat, mulai dari sektor pertanian, peternakan hingga kerajinan. Selain itu, penerima PKH didorong menjadi anggota koperasi agar memperoleh manfaat ekonomi, termasuk pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU).
“Dengan SHU, mereka bisa keluar dari desil 1 dan naik kelas,” tegas Ferry.
Pemerintah juga menyiapkan langkah konkret dengan merekrut sekitar 15–18 penerima PKH di setiap KDKMP sebagai karyawan. Kebijakan ini sejalan dengan Inpres Nomor 8 Tahun 2025 tentang percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menyebut sekitar 8 juta keluarga penerima manfaat akan didorong bergabung dalam koperasi tersebut.
“Untuk menjadi karyawan diprioritaskan usia produktif sesuai kapasitas. Kami akan petakan dan lakukan pelatihan tenaga kerja,” jelasnya.

Ia optimistis kolaborasi lintas kementerian ini mampu mendorong lebih banyak keluarga keluar dari kemiskinan ekstrem dan menjadi mandiri secara ekonomi. (DIN/GIT)
Leave a comment