Home NASIONAL MENLU MINTA BANTUAN UNTUK ROHINGYA KELUAR SATU NAMA INDONESIA
NASIONAL

MENLU MINTA BANTUAN UNTUK ROHINGYA KELUAR SATU NAMA INDONESIA

Share
Menlu menjawab pertanyaan wartawan usai mendampingi Presiden Jokowi melepas bantuan kemanusiaan dari Pemerintah RI, di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (13/9) pagi. (Foto: Humas/Jay)
Share

JAKARTA, HOTFOKUS – Selain pemerintah yang sudah mengirimkan bantuan kemanusiaan melalui 4 (empat) pesawat Hercules, yang dilepas oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (13/9) pagi, Menteri Luar Negeri (Menlu) menginformasikan pihak yang ingin juga memberikan sumbangan bagi para pengungsi Rohingya, yang menjadi korban konflik di Rakhine State, Myanmar.

Pemerintah, lanjut Menlu, siap menampung dan menyalurkan bantuan kemanusiaan yang juga dikumpulkan oleh berbagai pihak. Karena itu, Menlu berharap ada sinergi antara pemerintah, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pemerintah daerah dan lain-lain dalam penyaluran bantuan kemanusiaan itu.

“Artinya, kita keluar dengan satu nama Indonesia,” kata Menlu kepada wartawan usai mendampingi Presiden Jokowi melepas keberangkatan 4 (empat) pesawat Hercules yang membawa bantuan kemanusiaan dari Pemerintah RI, di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (13/9) pagi.

Tunggu ‘List’

Mengenai bantuan kemanusiaan untuk pengungsi Rohingya di Myanmar, Menlu Retno Marsudi mengemukakan, pemerintah saat ini sedang menunggu list barang-barang yang paling diperlukan. Ia menyebutkan, sudah melakukan komunikasi dua kali dengan pemerintahan Myanmar mengenai masalah list yang diperlukan. Begitu kita list diterima maka pemerintah akan segera mengirimkan bantuan.

“Kita bisa perkirakan barang-barang yang paling diperlukan, dan sambil jalan sekali lagi kita persiapkan juga yang untuk Myanmar,” sambung Retno.

Berdasarkan komunikasinya, Menlu mengatakan, bahwa Pemerintah Myanmar sudah membuka akses untuk menerima bantuan kemanusiaan bagi korban konflik di Rakhine State. Saat dirinya menelepon, menurut Menlu, Presiden Palang Merah Internasional (International Committee of the Red Cross) mengaku sudah ada kesepakatan dengan pemerintahan Myanmar.

“Yang kita tunggu adalah list karena sekali lagi, kita akan memberikan bantuan kontribusi hal-hal yang mereka perlukan. Akan sayang kalau kita memberikan sesuatu, yang tidak sesuai dengan apa yang diperlukan oleh mereka,” terang Menlu.

Menurut Menlu, saat ini jumlah pengungsi korban konflik di Rakhine State diperkirakan mencapai lebih dari 500 ribu orang. Ia meyakinkan, Indonesia akan berkontribusi semaksimal yang dapat dilakukan dalam meringankan beban para pengungsi itu.

Terkait penyaluran bantuan, Menlu menegaskan, tentunya pemerintah bekerja sama yang sangat dekat dengan pemerintah Myanmar, baik pemerintah pusatnya maupun pemerintah daerahnya, termasuk organisasi-organisasi kemanusiaan yang ada di lapangan.

Oleh karena itu, Menlu mengaku sudah menjalin kontak sejak lama dengan organisasi seperti UNHCR dan IOM. “Message kita tentunya sangat dipahami bahwa bantuan ini adalah untuk semua pengungsi yang berasal dari Rakhine State,” pungkas Menlu.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Pemerintah dorong hilirisasi lewat KEK Gresik. Investasi tembus USD6,1 miliar, sektor manufaktur jadi motor utama.
NASIONAL

KEK Gresik Makin Moncer, Pemerintah Gaspol Hilirisasi Lewat Pabrik Melamin

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah mempercepat penguatan hilirisasi industri untuk mendorong transformasi ekonomi nasional....

NASIONAL

UU Perlindungan Konsumen Kurang ‘Bergigi’. Mendag: Perlu Direvisi

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah mengaku Undang-undang Perlindungan Konsumen (UUPK) No 8/1999 masih kurang...

Hilirisasi SDA Dipercepat, Pemerintah Dorong Investasi Berkelanjutan Berbasis Nilai Tambah
NASIONAL

Hilirisasi SDA Dipercepat, Pemerintah Dorong Investasi Berkelanjutan Berbasis Nilai Tambah

Jakarta, Hotfokus.com Rachmat Kaimuddin menekankan pentingnya percepatan hilirisasi sumber daya alam (SDA)...

Kemenkop dan MUI Bersatu, Koperasi Jadi Motor Penguatan Ekonomi Umat
NASIONAL

Kemenkop dan MUI Bersatu, Koperasi Jadi Motor Penguatan Ekonomi Umat

Jakarta, Hotfokus.com Kementerian Koperasi menggandeng Majelis Ulama Indonesia untuk memperkuat ekonomi umat...