Home NASIONAL Wah, Wapres pun Jadi Sasaran Hoax
NASIONAL

Wah, Wapres pun Jadi Sasaran Hoax

Share
Share

Jakarta, hotfokus – Wakil Presiden Jusuf Kalla juga pernah jadi sasaran konten bohong alias hoax. Disebut harus dilarikan ke rumah sakit Singapura karena sakit, padahal orang nomor dua di Indonesia itu sehat-sehat saja.

Ditanya tentang kabar hoax via media sosial, Wapres tertawa, Jumat (25/8).

Gara-gara berita bohong tersebut, sejak Kamis malam hingga Jumat pagi Wapres banyak didatangi tamu.

Wapres mengatakan, mengetahui kabar bohong tentang dirinya dari Husain Abdullah, juru bicara pribadi Jusuf Kalla.

Kabar bohong tentang Wapres sakit, dilengkapi foto Jusuf Kalla di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta.

Menurut Wapres foto yang dipampang itu merupakan foto tahun 2015. Saat itu Wapres hendak terbang ke Manila Filipina untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC.

Kabar bohong yang menyebut Wakil Presiden Jusuf Kalla harus dilarikan ke rumah sakit Singapura, tersebar Kamis (24/8) malam. (ken)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Investasi Swasta di IKN Tembus Rp74,54 Triliun, Peluangnya Masih Terbuka Lebar
NASIONAL

Investasi Swasta di IKN Tembus Rp74,54 Triliun, Peluangnya Masih Terbuka Lebar

Jakarta, hotfokus.com Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyatakan akan terus melanjutkan berbagai...

NASIONAL

Cegah Kejahatan Berulang, Negara Siapkan Warga Binaan Mandiri

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mendorong perubahan pendekatan dalam sistem...

Waduh! Cadangan Devisa Turun, tapi BI Sebut Masih Kuat
NASIONAL

Waduh! Cadangan Devisa Turun, tapi BI Sebut Masih Kuat

Jakarta, hotfokus.com Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir...

Menkeu Kawal Ganti Rugi dan Pemulihan Lingkungan Korban Tumpahan Minyak Montara
NASIONAL

Menkeu Kawal Ganti Rugi dan Pemulihan Lingkungan Korban Tumpahan Minyak Montara

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah terus mengawal penyelesaian hak ganti rugi serta pemulihan lingkungan...