Jakarta, hotfokus.com
Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita bersama Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, membahas penguatan kebijakan insentif kuda besi atau kendaraan listrik
Menperin menilai pemberian insentif saat ini semakin relevan. Tak hanya dalam konteks pengurangan emisi, tapi juga efisiensi fiskal dan penguatan industri nasional.
“Selain menekan emisi, juga untuk mengurangi konsumsi BBM sehingga dapat menekan beban subsidi,” katanya dalam keterangannya Selasa (5/5/2026).
Yang tidak kalah penting, lanjut Agus, kebijakan ini harus mampu memperkuat industri dalam negeri dan melindungi tenaga kerja.
Karena itu, Kementerian Perindustrian terus berkolaborasi dengan Kementerian Keuangan serta pemangku kepentingan lainnya untuk merumuskan kebijakan yang adaptif, guna menjaga momentum pertumbuhan industri manufaktur sekaligus meningkatkan daya saing di pasar global.
Dalam pertemuan tersebut, kedua menteri juga membahas berbagai tantangan yang dihadapi pelaku industri di lapangan serta merumuskan langkah strategis sebagai solusi kebijakan.
“Kita bedah berbagai macam kendala yang mungkin dihadapi pelaku industri, kemudian kita carikan jalan keluarnya,” jelasnya.
Agus menegaskan koordinasi dengan Kemenkeu ini menjadi kunci untuk merumuskan kebijakan agar tepat sasaran, baik dalam bentuk stimulus maupun insentif.

“Langkah ini penting untuk mempercepat pertumbuhan sektor manufaktur sebagai tulang punggung perekonomian nasional,” kata menteri. (bi)
Leave a comment