Home EKONOMI Rp78 Triliun Biaya Pembangunan Tol Padang-Pekanbaru
EKONOMINASIONAL

Rp78 Triliun Biaya Pembangunan Tol Padang-Pekanbaru

Share
Share

PADANG — Waktu tempuh Padang-Pekanbaru bakal makin pendek. Jika semula jarak itu harus ditempuh selama sembilan jam perjalanan darat, nanti hanya butuh waktu tiga jam saja.

Presiden mengatakan waktu tempuh yang makin pendek, saat melakukan groundbreaking pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru tahap pertama yang menghubungkan Padang-Sicincin di Jalan Bypass Kilometer 0 Padang, Sumatera Barat, Jumat (9/2) siang.

Presiden meyakini pembangunan tol itu akan memudahkan mobilitas masyarakat dan dunia usaha sehingga dapat mendorong lompatan pertumbuhan ekonomi.

“Kalau kita ingin memenangkan persaingan dengan negara lain yang sangat fundamental dan sangat mendasar, yang pertama harus kita kerjakan adalah infrastruktur, karena dengan infrastruktur inilah biaya transportasi dan biaya logistik akan jauh lebih murah,” ujar Jokowi seraya menambahkan, jika biaya logistik dan transportasi menurun, maka dapat meningkatkan daya saing Indonesia.

Kepala Negara juga menegaskan, bahwa infrastruktur juga akan memperkuat promosi pariwisata di Sumatera Barat. Ia mengingatkan, pemandangan alam yang indah di Sumatera Barat berpotensi untuk berkembang apalagi ditunjang infrastruktur akses jalan yang baik.

“Kalau infrastruktur ini siap, infrastruktur ini ada, berlipatnya bisa 3 kali, 4 kali, bahkan 5 kali. Karena kecepatan menempuh dari satu kota ke kota lain, dari satu kota ke kabupaten lain menjadi sangat cepat,” kata Presiden.

Investasi Rp78 triliun

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam laporannya mengatakan, pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru membutuhkan investasi sekitar Rp78 triliun.

“Direncanakan masa pelaksanaan 2018-2023. Nanti ada terowongan sepanjang 7 kilometer yang dikerjakan dengan loan JICA (Badan Kerja Sama Internasional Jepang),” ujar Basuki.

Pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru, menurut Basuki, akan dilakukan dalam tiga tahap yaitu tahap I Padang-Sicincin sepanjang 28 kilometer, tahap II Bangkinang-Pekanbaru 38 kilometer, kemudian tahap III Sicincin-Bangkinang sepanjang 189 kilometer. (kn)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Penyaluran BBM Khusus Rp15 Ribu/Liter Buat Kapal 30-200 GT. Apa Saja Syaratnya?
NASIONAL

Penyaluran BBM Khusus Rp15 Ribu/Liter Buat Kapal 30-200 GT. Apa Saja Syaratnya?

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah tengah menyiapkan skema penyaluran solar dengan harga khusus Rp15...

Kemenkop memperkuat koperasi petani tebu untuk meningkatkan kesejahteraan, produktivitas, dan mendukung swasembada gula nasional.
EKONOMI

Kemenkop Perkuat Koperasi Petani Tebu, Bidik Kesejahteraan dan Swasembada Gula

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Koperasi (Kemenkop) memperkuat tata kelola koperasi petani tebu sebagai...

Pemerintah Pacu Industri Padat Karya Genjot Ekspor
EKONOMI

Pemerintah Pacu Industri Padat Karya Genjot Ekspor

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah memacu industri padat karya untuk menggenjot pasar ekspor dengan...

Harga BBM Nelayan Turun, Prabowo Tetapkan Solar Kapal 30-200 GT Rp15.000 per Liter
NASIONAL

Harga BBM Nelayan Turun, Prabowo Tetapkan Solar Kapal 30-200 GT Rp15.000 per Liter

Jakarta, hotfokus.com Presiden Prabowo Subianto menetapkan harga bahan bakar minyak (BBM) bagi...