Home Uncategorized RI – Jepang Perkuat Industri, Transisi Energi hingga Rantai Pasok Global
Uncategorized

RI – Jepang Perkuat Industri, Transisi Energi hingga Rantai Pasok Global

Share
Pemerintah Luncurkan Stimulus untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi 5,2 Persen
Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi 5,2% tercapai lewat stimulus fiskal, percepatan belanja, dan penguatan daya beli masyarakat.
Share

Tokyo, hotfokus.com

Kemitraan Indonesia dan Jepang makin mesra. Kedua negara ini sepakat memperkuat pengembangan industri, transisi energi hingga penguatan rantai pasok global.

“Kerjasama berkembang semakin luas dan menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta transformasi industri di kedua negara,” kata Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, saat pertemuan dengan Executive Acting Secretary-General of the Liberal Democratic Party (LDP) Koichi Hagiuda di Tokyo, Jepang, seperti dilansir Kamis (12/3/2026).

Di sektor otomotif, Jepang berperan penting dalam membangun ekosistem industri otomotif di Indonesia selama ini.
Indonesia tak hanya memiliki pasar domestik, tapi juga berkembang sebagai basis produksi otomotif yang mengekspor kendaraan ke lebih dari 70 negara.

Karenanya ke depan, Airlangga mengungkap pemerintah akan terus menjaga iklim investasi dengan meningkatkan daya saing industri komponen otomotif, khususnya pada tier 2 dan tier 3, sehingga mampu memperkuat rantai pasok industri dan mendorong lahirnya universal brand.

Terkait pengembangan bahan bakar ramah lingkungan, Executive Acting Secretary-General of the Liberal Democratic Party (LDP), Koichi Hagiuda, mengungkap Pemerintah Jepang mendukung langkah Indonesia mengembangkan bahan bakar ramah lingkungan, termasuk program B40 serta rencana pengembangan E20 pada 2028.

Menurutnya, industri otomotif Jepang siap mengikuti arah kebijakan Indonesia dalam mendukung agenda transisi energi di sektor transportasi.

Bahkan, Hagiuda mengaku kerjasama di sektor energi baru dan terbarukan juga terus maju melalui kerangka Asia Zero Emission Community (AZEC).

Ini terlihat sejumlah proyek telah mencapai financial closing dan sedang berlanjut, di antaranya pengembangan PLTP Muara Laboh di Sumatera Barat, proyek Legok Nangka Waste-to-Energy di Jawa Barat, serta proyek pembangkit listrik tenaga air di Kalimantan Utara.

Sehingga kedua pihak membahas peluang kerjasama industri strategis ke depan, termasuk memperluas kolaborasi pengembangan sumber daya dan industri antara Jepang dan Indonesia.

Jepang melihat potensi besar Indonesia dalam penguatan sektor economic security, termasuk dalam pengembangan rantai pasok industri teknologi seperti semikonduktor. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
PHE Perpanjang Kerja Sama dengan Bareskrim Polri, Perkuat Kepastian Hukum untuk Operasi Hulu Migas
PERTAMINAUncategorized

PHE Perpanjang Kerja Sama dengan Bareskrim Polri, Perkuat Kepastian Hukum untuk Operasi Hulu Migas

Jakarta, hotfokus.com PT Pertamina Hulu Energi (PHE) kembali mempererat sinergi dengan Badan...

Sempat Bikin Heboh, Pemerintah Urung Menaikkan HET MinyaKita
Uncategorized

Sempat Bikin Heboh, Pemerintah Urung Menaikkan HET MinyaKita

Jakarta, hotfokus.com Setelah sempat bikin heboh masyarakat, pemerintah akhirnya mengurungkan rencananya menaikkan...

AIIB Gelontorkan Dana 17 Miliar Dolar AS Buat Pembangunan di Indonesia
Uncategorized

AIIB Gelontorkan Dana 17 Miliar Dolar AS Buat Pembangunan di Indonesia

Jakarta, hotfokus.com Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) menggelontorkan dana 17 miliar dolar...

RUU Koperasi Masuk Babak Penting! Pemerintah Siapkan Reformasi Besar, LPS Koperasi hingga Digitalisasi Jadi Sorotan
Uncategorized

RUU Koperasi Masuk Babak Penting! Pemerintah Siapkan Reformasi Besar, LPS Koperasi hingga Digitalisasi Jadi Sorotan

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah mempercepat pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan Keempat atas Undang-Undang...