Home Uncategorized Pertamina Dukung Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN 2022
Uncategorized

Pertamina Dukung Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN 2022

Share
Share

Jakarta, Hotfokus.com –

Pertamina group turut berpartisipasi menyukseskan program mudik gratis Kementerian BUMN “Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN 2022”. Pertamina menyediakan 40 bus dengan pilihan 10 rute tujuan dan total 1.600 pemudik yang berangkat dari Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta menuju kota tujuan.

Program mudik gratis ini merupakan Kolaborasi 25 perusahaan BUMN dengan menyediakan 510 bus dan 24 Kereta Api yang akan memberangkatkan kurang lebih 40 ribu pemudik. Dengan puncak acara pelepasan (flag off) oleh Menteri BUMN Erick Thohir, program ini merupakan jawaban dari antusiasme masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik Lebaran tahun 2022.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, kegiatan mudik ini bentuk koordinasi antar BUMN untuk mendukung arahan Presiden RI Joko Widodo melayani para pemudik. Dia berharap kegiatan mudik ini bisa berjalan aman dan lancar.

“Ini adalah amanah bagaimana pejabat publik harus bisa melayani rakyatnya dengan baik. Mudah-mudahan perjalanan mudiknya aman dan nyaman. Jangan lupa jaga protokol kesehatan juga, sama-sama kita jaga,” kata Erick saat pelepasan rombongan mudik di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Rabu (27/4/2022).

Erick berharap, para pemudik tetap menjaga keamanan dan bersabar selama di perjalanan, terutama jika terjadi kemacetan. Tak lupa, Erick juga berpesan kepada pengemudi untuk berkendara dengan aman dan selamat.

“Mudah-mudahan kemacetannya tidak seperti yang dibayangkan, namun jika terjadi macet harap sabar, jangan mudah terprovokasi. Karena pemerintah semua berkoordinasi agar arus mudik ini lancar,” kata Erick.

“Kepada pengemudi, saya berharap harus benar-benar dijaga. Jangan jadi pembalap. Dan yang penting sekali keamanan harus tetap dijaga,” imbuh Erick.

Sementara itu, Direktur Penunjang Bisnis Pertamina, Dedi Sunardi yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan kesehatan dan keselamatan pemudik adalah hal yang paling utama dalam mendukung acara ini.

Untuk kesehatan, Pertamina bekerja sama dengan anak perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan PT Pertamina Bina Medika Indonesia Healthcare Corporation, atau biasa disingkat menjadi Pertamedika IHC, memastikan peserta mudik Pertamina telah melakukan vaksinasi dan dalam kondisi sehat, serta mematuhi protokol kesehatan.

Adapun untuk kendaraan pemudik Pertamina bekerja sama dengan DAMRI memastikan keamanan dan kelayakan kendaraan untuk keselamatan pemudik hingga tiba di kota tujuan akhir.

“Partisipasi Pertamina dalam Program Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN 2022 merupakan bentuk #energiuntukistiqomah Pertamina untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin pulang kampung dengan nyaman dan aman,” ujar Dedi.

Dedi mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu acara ini. Ia berpesan kepada pemudik yang akan berangkat untuk selalu menjaga protokol kesehatan selama perjalanan hingga tiba di kota tujuan.

“Pertamina mengapresiasi upaya program ‘Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN 2022’ berbagi kebahagiaan dan keberkahan kepada pemudik agar mereka bisa berkumpul dengan sanak keluarga di kampung halaman. Terima kasih Pertamina sudah dilibatkan, semoga kontribusi kami ini dapat memberikan kemudahan, kenyamanan, keamanan, dan keselamatan pada Bapak Ibu dan keluarga, semoga selamat sampai tujuan,” paparnya.

Ia juga berpesan kepada awak bus serta sopir untuk selalu berhati-hati dan patuh terhadap peraturan lalu lintas yang berlaku.

“Saya mengingatkan untuk selalu patuh kepada aturan yang berlaku, yang terpenting selamat sampai di tujuan. Semoga apa yang telah dilakukan menjadi amal ibadah bagi kita semua,” katanya.

Adapun dalam menghadapi mudik Lebaran Idul Fitri tahun ini, selain menyiapkan tambahan pasokan BBM di seluruh SPBU, Pertamina juga menyediakan layanan tambahan selama periode Satgas Ramadan Idul Fitri (RAFI), seperti SPBU Siaga di wilayah jalur potensial (Jalur tol, Jalur wisata, jalur logistik) yang disiagakan 24 jam sebanyak 1.370 SPBU, sedangkan agen dan outlet LPG Siaga yang juga disiagakan hingga 24 jam khusus di wilayah dengan permintaan tinggi saat Ramadan dan Idul Fitri sebanyak 48 ribuan unit.

Sedangkan di lokasi yang tidak ada SPBU disiapkan juga Kiosk Pertamina Siaga yang menyediakan Pertamax dan Dex series sebanyak 85 unit yang tersebar di 47 lokasi. Pelayanan Motorist, yakni layanan antar untuk BBM (Pertamax/Dex series) untuk konsumen di lokasi-lokasi macet juga disiapkan sebanyak 339 unit. Selain itu, mobil tangki yang disiagakan sebagai kantong/cadangan suplai BBM juga disiapkan hingga 154 unit.

Bus Pemudik Pertamina Jurusan Jakarta – Malang pada acara “Mudik Aman Mudik Sehat” Bersama BUMN 2022 yang diselenggarakan di Gelora Bung Karno, Jakarta pada Rabu (27/4/2022).

“Tak hanya itu, fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan Pertamedika juga kita siapkan untuk penyediaan pengecekan kesehatan termasuk ambulans. Semua kami kerahkan untuk meningkatkan pelayanan agar masyarakat aman dan nyaman dalam perjalanan mudik,” tutup Dedi.(*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Uncategorized

1.000 Riders BMW Motorrad Merapat ke Bali, Pertamax Turbo Bawa Kejutan

Bali, Hotfokus.com Bali menjadi titik temu para penggemar BMW Motorrad dari berbagai...

Bahlil Gaspol! BBM Bensin Wajib Campur Bioetanol E10 Mulai 2027
Uncategorized

Bahlil Gaspol! BBM Bensin Wajib Campur Bioetanol E10 Mulai 2027

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah mulai menggeber langkah mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bensin....

Hari Pelanggan dan Lima Tahun Merger Pelindo Sudahkah Pelanggan Merasakan Manfaatnya? Bambang Sabekti Praktisi Kepelabuhanan dan Logistik Nasional 4 September 2026 Hari Pelanggan Nasional setiap 4 September menjadi momentum yang menarik bagi Pelindo. Sebab, tidak lama lagi, tepat 1 Oktober 2026, Pelindo memasuki lima tahun sejak merger empat BUMN pelabuhan. Lima tahun bukan lagi sekadar masa transisi. Periode ini sudah cukup untuk melihat apakah integrasi organisasi telah menghasilkan kemampuan operasional dan nilai bisnis yang lebih baik. Karena itu, pertanyaan yang relevan bukan lagi apakah merger Pelindo berhasil menyatukan organisasi. Pertanyaan yang lebih penting adalah: apa incremental value setelah Pelindo menjadi satu? Jawabannya perlu dilihat setidaknya dari dua sisi: operational excellence dan customer value. Dalam bisnis pelabuhan, operational excellence tidak cukup dimaknai sebagai meningkatnya produktivitas satu terminal. Pelabuhan merupakan sistem yang melibatkan kapal, terminal, peralatan, tenaga kerja, gate, yard, trucking, serta berbagai proses pelayanan. Operational excellence berarti kemampuan mengelola proses tersebut secara efisien, konsisten, reliable, dan predictable. Kapal membutuhkan kepastian berth. Bongkar muat membutuhkan produktivitas peralatan. Kontainer membutuhkan yard yang dikelola dengan baik. Truk membutuhkan proses gate yang lancar. Pengguna jasa membutuhkan informasi yang akurat dan keputusan operasional yang cepat. Satu titik yang tidak efisien dapat mengurangi manfaat efisiensi pada titik lainnya. Di sinilah merger memberikan peluang besar. Dengan berada dalam satu perusahaan, Pelindo memiliki kesempatan mengembangkan common operating standard, berbagi best practices, mengoptimalkan aset dan kapasitas, serta menggunakan data dan teknologi secara lebih terintegrasi. Namun, standardisasi bukan tujuan akhir. Bagi pelanggan, salah satu manfaat paling fundamental dari merger seharusnya adalah ease of doing business. Sebelum merger, pengguna jasa berhadapan dengan entitas Pelindo yang berbeda sesuai wilayah dan pelabuhannya. Setelah merger, pelanggan secara logis mengharapkan pengalaman berbisnis dengan Pelindo menjadi lebih sederhana: standar semakin jelas, proses semakin seragam, akses informasi semakin mudah, dan tidak perlu menghadapi variasi proses yang sebenarnya tidak memberikan nilai tambah. Inilah salah satu acid test merger: APAKAH MENJADI PELANGGAN PELINDO SEKARANG LEBIH MUDAH DARIPADA SEBELUMNYA? Pertanyaan tersebut bukan sekadar soal keramahan pelayanan. Ease of doing business menyangkut waktu, jumlah tahapan, transparansi, kepastian keputusan, kemudahan akses layanan, serta kemampuan pelanggan menyelesaikan urusannya tanpa proses yang berulang. Dengan perspektif yang sama, digitalisasi juga harus diukur dari manfaatnya bagi pelanggan. Keberhasilan digitalisasi bukan berapa banyak aplikasi yang dimiliki, tetapi berapa banyak proses yang menjadi lebih sederhana dan berapa banyak interaksi yang tidak lagi diperlukan pelanggan. Di sinilah operational excellence bertemu dengan customer value. Dalam bisnis kepelabuhanan, customer value dapat dilihat dari hal yang konkret: waktu yang lebih singkat, proses yang lebih sederhana, biaya yang lebih efisien, dan kepastian yang lebih tinggi. Merger juga memberikan peluang untuk mengelola Pelindo sebagai port network, bukan sekadar kumpulan terminal. Dengan jaringan nasional dalam satu perusahaan, Pelindo memiliki ruang lebih besar untuk mengoptimalkan kapasitas antarpelabuhan, berbagi best practices, mengurangi ketidakseimbangan utilisasi, dan memperkuat konektivitas antarkawasan. Namun, network advantage baru menjadi value apabila pelanggan dapat merasakannya dalam bentuk layanan yang lebih baik dan proses bisnis yang lebih mudah. Karena itu, ukuran keberhasilan merger juga harus tetap berada dalam scope Pelindo. Pelindo tidak menentukan surplus atau defisit perdagangan dan tidak dapat sendirian menyelesaikan seluruh persoalan biaya logistik nasional. Ukuran yang lebih fair adalah: seberapa besar efisiensi, reliability, dan kemudahan berusaha yang berhasil diciptakan pada bagian rantai logistik yang berada dalam kendali Pelindo? Memasuki tahun kelima merger, pertanyaan tersebut semakin relevan. Jika lima tahun pertama merupakan periode konsolidasi dan integrasi, lima tahun berikutnya semestinya menjadi fase untuk membuktikan incremental value of integration. Hari Pelanggan Nasional dapat menjadi reality check yang sederhana. Pelanggan adalah pihak yang paling tepat untuk menilai apakah perubahan internal perusahaan benar-benar menghasilkan perubahan yang mereka rasakan. Pada akhirnya, Pelindo tidak cukup hanya menjadi perusahaan yang lebih besar dan lebih terintegrasi. MERGER HARUS MEMBUAT PELANGGAN LEBIH MUDAH BERBISNIS DENGAN PELINDO. Kemudahan tersebut harus didukung oleh operasi yang semakin reliable, produktif, efisien, dan predictable. Pelindo sudah memiliki skala dan jaringan nasional. Tantangan lima tahun berikutnya adalah mengubah skala tersebut menjadi operational excellence, operational excellence menjadi customer value, dan customer value menjadi ease of doing business. Itulah makna Hari Pelanggan Nasional yang relevan bagi Pelindo: bukan sekadar merayakan pelanggan, tetapi memastikan bahwa setelah lima tahun merger, pelanggan benar-benar merasakan bahwa berbisnis dengan Pelindo menjadi lebih mudah.[•]
Uncategorized

Hari Pelanggan dan Lima Tahun Merger Pelindo Sudahkah Pelanggan Merasakan Manfaatnya?

Bambang SabektiPraktisi Kepelabuhanan dan Logistik Nasional 4 September 2026 Hari Pelanggan Nasional...

Uncategorized

Elang Jawa Diselamatkan, PGE Raih Penghargaan HKAN 2026

Jakarta, hotfokus.com Komitmen PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) dalam menjaga satwa...