Jakarta, hotfokus.com
Perkuat hilirisasi buah tropis, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan ‘menggembleng’ industri kecil dan menengah (IKM) pangan. Langkah ini untuk mengolah bahan baku domestik menjadi produk bernilai tambah tinggi dan berorientasi ekspor.
“Indonesia memiliki kekayaan komoditas buah tropis yang berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi berbagai produk olahan pangan modern yang memiliki daya saing tinggi di pasar global,” kata Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita, dalam keterangannya Senin (11/5/2026).
Saat ini banyak pelaku IKM di berbagai sentra penghasil buah, mengambil peran mengolah buah unggulan menjadi produk pangan yang lebih beragam, bernilai tambah dan disukai pasar.
Indonesia sendiri merupakan salah satu negara penghasil buah tropis terbesar di dunia. Berbagai komoditas unggulan seperti pisang, durian, jeruk, mangga, nanas dan manggis memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk olahan yang mampu meningkatkan nilai ekonomi sekaligus memperluas pasar ekspor nasional.
Karenanya sudah saatnya Indonesia tak hanya mengekspor buah segar, tapi juga menikmati nilai tambah dari produk olahan buah tropis khas Indonesia.
Dengan mengembangkan industri pengolahan buah, Agus menegaskan akan memberi manfaat lebih luas, baik terhadap para petani maupun pelaku industri pengolahan pangan.

Menteri mengungkap dengan
penguatan hilirisasi industri buah tropis, selain memperkuat ketahanan pangan nasional, juga memperluas lapangan kerja serta meningkatkan kontribusi sektor manufaktur terhadap perekonomian nasional. (bi)
Leave a comment