Home NASIONAL NIK Pelanggan Seluler Harus Dilindungi
NASIONAL

NIK Pelanggan Seluler Harus Dilindungi

Share
Share

JAKARTA — Wakil Ketua Komisi I DPR RI Asril Hamzah Tanjung meminta Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, agar bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk mencari metode dalam melindungi, membatasi, dan menghalangi data nomor seluler, supaya tidak terjadi lagi penyalahgunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“Kemarin kita sudah rapat dengan Dirjen Dukcapil dan Dirjen PPI dari Kominfo. Penjelasan dari mereka, kalau kebocoran dari Dukcapil itu tidak mungkin, karena sangat ketat. Kita juga tidak tahu, yang jelas data pribadi itu disinyalir ada kebocoran. Tapi masih belum diketahui, karena dari operatornya juga tidak menyimpan itu,” kata Asril sebelum Rapat Paripurna di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (10/4).

Untuk itu, politisi Partai Gerindra itu meminta agar Dukcapil bekerja sama dengan Kominfo untuk mencari cara dalam melindungi data NIK, sehingga jika ada orang yang tidak bertanggung jawab mencuri data, bisa cepat diketahui dan dapat diproses dengan cepat. “Kita meminta agar coba dicarikan metode agar jika ada orang yang menggunakan data orang lain cepat ketahuan dan segera diblokir,” imbuhnya.

Politisi dapil DKI Jakarta ini juga menyarankan agar dibentuknya tim pengawas khusus regristrasi ulang nomor handphone. “Sekarang ini sudah dibatasi registrasinya. Jadi satu NIK untuk tiga nomor. Tidak seperti sebelumnya yang satu NIK bisa punya banyak. Tetapi kenapa masih bocor, itu kami masih belum tahu penyebabnya. Yang jelas kalau dari Dukcapilnya itu tidak mungkin bocor,” pasti Asril. (kn)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
NASIONAL

Siap-Siap! Cukai Minuman Manis Dibidik Mulai 2027, Negara Incar Rp1,7 Triliun

Jakarta, Hotfokus.com Minuman manis dalam kemasan berpotensi menghadapi pungutan baru mulai tahun...

Realisasi investasi semester I 2026 menurut BKPM mencapai Rp1.010,6 triliun dan menyerap 1,448 juta tenaga kerja
NASIONAL

Investasi Rp1.010 Triliun Buka 1,44 Juta Lapangan Kerja, Ini Sumbernya!

Jakarta, Hotfokus.com Investasi yang masuk ke Indonesia sepanjang semester I 2026 mencapai...

Menperin: Industri Harus Tumbuh di Atas 20 Persen
NASIONAL

Menperin: Industri HarusTumbuh di Atas 20 Persen

Jakarta, hotfokus.com Pertumbuhan industri harus di atas 20 persen atau lebih tinggi...

P2MI Jajaki Peluang Kerjadi Bandara Internasional Berbagai Negara
NASIONAL

P2MI Jajaki Peluang Kerjadi Bandara Internasional Berbagai Negara

Tangerang, hotfokus.com Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) jajaki peluang untuk mengisi...