Jakarta, hotfokus.com
Jakarta Pertamina Enduro kembali menunjukkan kelasnya di pentas voli nasional. Tim putri binaan Pertamina itu sukses mempertahankan mahkota Proliga 2026 usai menumbangkan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dalam grand final dua leg dengan kemenangan meyakinkan 3-1 dan 3-0 di GOR Amongrogo, Yogyakarta.
Keberhasilan meraih gelar beruntun ini menegaskan dominasi JPE sekaligus mencerminkan solidnya pembinaan tim sepanjang musim. Konsistensi permainan, disiplin, dan mental bertanding menjadi modal utama yang membawa tim kembali ke podium tertinggi.
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan menilai pencapaian ini lahir dari kerja keras kolektif yang terjaga. Menurutnya, gelar juara beruntun menjadi bukti atlet Indonesia mampu tampil kompetitif dan menjaga standar prestasi di level tertinggi.

Direktur SDM Pertamina sekaligus Pembina JPE Andy Arvianto menegaskan titel juara ini tak lepas dari proses pembinaan berkesinambungan yang selama ini dibangun serius oleh Pertamina.
Sementara itu, VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menyoroti kekuatan utama JPE terletak pada konsistensi dan kekompakan tim sepanjang kompetisi. Menurutnya, keberhasilan ini diharapkan memberi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengejar prestasi.
Pelatih JPE Bulent Karslioglu menyebut trofi ini merupakan hasil dari perjalanan tim yang dibangun lewat kerja sama dan komunikasi yang kuat di lapangan.
Kapten tim Tisya Amallya Putri menegaskan skuadnya mampu menjawab tekanan besar sebagai juara bertahan. “Kami jawab ekspektasi itu dengan kerja keras dan saling percaya. Gelar ini untuk para suporter yang terus mendukung,” ujarnya.

Dengan gelar Proliga 2026 di tangan, Jakarta Pertamina Enduro makin menegaskan diri sebagai salah satu kekuatan besar voli Indonesia, sekaligus memperkuat fondasi lahirnya talenta baru menuju level lebih tinggi. (*)
Leave a comment