Home EKONOMI Impor Beras Janggal, Ini Indikatornya
EKONOMIFOKUS

Impor Beras Janggal, Ini Indikatornya

Share
Share

JAKARTA — Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo mengungkap adanya kejanggalan dalam kebijakan pemerintah untuk mengimpor beras sebanyak 500 ribu ton. Impor perlu dilakukan jika produksi pangan nasional tidak dapat memenuhi kebutuhan.

Firman menunjuk pernyataan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo yang menyebut daerahnya mengalami surplus beras. Syahrul juga mengatakan bahwa pasokan pangan di Indonesia dalam kategori aman.

“Sulawesi Selatan mengalami over produksi, sudah surplus, bahkan Gubernur Syahrul Yasin Limpo mengatakan hari ini (surplus) 82 ribu ton, bulan Januari dan Februari sekitar 1,5 juta ton, belum di Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan wilayah lainnya,” kata Firman, Senin (15/1).

Politisi Golkar itu juga menilai keputusan Menteri Perdagangan yang hanya berkoordinasi dengan pelaku dagang, merupakan sesuatu yang juga janggal. “Kenapa Menteri Perdagangan itu mengambil keputusan, dan hanya berkoordinasi dengan pelaku dagang, bukan berkoordinasi dengan lintas kementerian terkait. Nah ini yang tentunya menjadi pertanyaan publik,” tambahnya.

Firman menduga telah terjadi permainan pada pelaku dagang terkait beras. Sebab pada saat panen raya, harga serapan gabah di petani rendah, sementara harga beras di pasaran sangat tinggi. Bahkan mencapai Rp 10.000 ke atas untuk beras medium dan Rp 12.000 ke atas untuk beras premium.

Pada saat Indonesia mengalami lonjakan harga, negara-negara produsen besar seperti Thailand dan Vietnam justru mengalami kelebihan produksi. Negara-negara itu memiliki kecenderungan untuk menjual kelebihan produksinya dengan harga murah ke negara-negara lain seperti Indonesia. (kn)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Pengelola Kawasan Industri Diminta Lengkapi Izin Usaha
EKONOMI

Pengelola Kawasan Industri Diminta Lengkapi Izin Usaha

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Perindustrian (Kemenperin) meminta para pengelola kawasan industri yang belum...

Luruskan Isu Dana Rp103 Miliar Untuk Podcast, Menkop : Itu Tidak Benar
EKONOMI

Luruskan Isu Dana Rp103 Miliar Untuk Podcast, Menkop : Itu Tidak Benar

Jakarta, Hotfokus.com Berita yang viral terkait dengan alokasi anggaran sebesar Rp103 miliar...

Fokus Perkuat Koperasi, Pagu Anggaran Kemenkop 2027 Rp742,88 Miliar
EKONOMI

Fokus Perkuat Koperasi, Pagu Anggaran Kemenkop 2027 Rp742,88 Miliar

Jakarta, hotfokus.com Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa anggaran Kementerian Koperasi...

54 Pengurus KDKMP Lulus Magang, Siap Bikin Koperasi Desa Makin Ngebut
EKONOMI

54 Pengurus KDKMP Lulus Magang, Siap Bikin Koperasi Desa Makin Ngebut

Jakarta, hotfokus.com Sebanyak 54 pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dari 31...