Home NASIONAL Sampoerna Siap Pasarkan Iqos di Indonesia
NASIONAL

Sampoerna Siap Pasarkan Iqos di Indonesia

Share

FILE PHOTO - The Philip Morris iQOS heat-not-burn electronic cigarette is pictured in this photo illustration December 1, 2017. REUTERS/Carlo Allegri/Illustration/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD

Share

Jakarta, Hotfokus.com

Induk perusahaan PT Handaya Mandala Sampoerna Tbk, Philip Morris International sudah mengeluarkan produk Iqos, yakni rokok tanpa asap.

Produk ini sudah dipasarkan di lebih dari 40 negara di Eropa dan Asia, termasuk Jepang dan Korea. Meski begitu, produk tersebut belum juga dipasarkan di Indonesia.

“Induk perusahaan kami memang memiliki inovasi produk tembakau bernama Iqos. Produk ini menggunakan tembakau asli. Perbedaan antara Iqos dan rokok adalah cara konsumsinya. Kalau rokok dibakar, sementara Iqos dipanaskan,” kata Direktur Urusan Eksternal Sampoerna HM Sampoerna, Elvira Lianita.

Elvira meneruskan produk Iqos juga berpotensi memiliki risiko kesehatan lebih rendah dibanding rokok.

“Kalau dipanaskan maka pembentukan zat-zat kimia yang berbahaya maupun berpotensi berbahaya lebih kecil ketimbang jika dibakar. Itu perbedaan mendasarnya,” ujar Elvira.

Terkait komersialisasi Iqos di Indonesia, Elvira belum tahu kapan akan terealisasinya. Untuk memasarkan produk hasil dari pengembangan teknologi itu, dia melanjutkan, diperlukan adanya dua parameter yang menjadi pertimbangan utama.

Pertama, terkait dengan pemahaman perokok dewasa tentang produk tersebut. “Sebelum kami meluncurkan Iqos untuk komersialisasi di Indonesia, kami ingin mempelajari dulu bagaimana pemahaman perokok dewasa tentang perbedaan antara Iqos yang dipanaskan dan rokok yang dibakar. Jadi kami harus memastikan bahwa perokok dewasa paham perbedaannya, sehingga mereka bisa memilih dengan informasi yang cukup,” pungkasnya.(ert)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
NASIONAL

Menperin Minta Industri Gunakan Mata Uang Lokal Pada Transaksi Ekspor

Jakarta, hotfokus.com Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, meminta kalangan industri menggunakan...

BI menaikkan suku bunga menjadi 5,50 persen. Pengamat menilai langkah ini penting menjaga rupiah dan mengendalikan inflasi.
NASIONAL

BI Tiba-Tiba Naikkan Suku Bunga Lagi, Kenapa?

Jakarta, hotfokus.com Bank Indonesia (BI) secara mengejutkan memutuskan menaikkan suku bunga acuan...

DSI Jadi Gerbang Tunggal Ekspor SDA, Pemerintah Pastikan Transparan dan Tak Ganggu Kontrak Lama
NASIONAL

DSI Jadi Gerbang Tunggal Ekspor SDA, Pemerintah Pastikan Transparan dan Tak Ganggu Kontrak Lama

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah memastikan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI akan...

Kementan dan Pemkab Pekalongan mempercepat tanam tebu untuk mendukung swasembada gula nasional pada 2026.
NASIONAL

Percepatan Tanam Tebu Digenjot, Pekalongan Kejar Target 234 Hektare untuk Dukung Swasembada Gula

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Pertanian bersama Pemerintah Kabupaten Pekalongan mempercepat upaya swasembada gula...