Home NASIONAL Bawaslu Ajak Milenial Peduli Saat Pemilu April Mendatang
NASIONAL

Bawaslu Ajak Milenial Peduli Saat Pemilu April Mendatang

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meminta seluruh masyarakat yang memiliki hak pilih, untuk peduli dan fokus terhadap proses penyelenggaraan Pemilu, khususnya mengawasi praktik-praktik dugaan pelanggaran tindak pidana Pemilu.

Komisioner Bawaslu, Fritz Edward Siregar mengatakan, salah satu tujuan Pemilu adalah agar masyarakat mengetahui siapa yang akan memimpin dan akan jadi apa bangsa Indonesia ke depan, mengetahui siapa yang akan mewakili suaranya di parlemen, serta dapat memilih orang-orang yang memiliki kapasitas di bidang tersebut.

“Saya mengajak generasi muda untuk aware dan fokus, bagaimana caranya ketika mereka menemukan kasus, mereka bisa melaporkan langsung ke Bawaslu,” kata Fritz saat diskusi publik ‘Menjadi Pemilih Pintar dengan Bekal Informasi Memadai’, di Jakarta, Selasa (19/2).

Sementara itu, Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Google Indonesia, Cek Fakta, rumahpemilu.org, dan Kok Bisa, resmi meluncurkan Pintar Memilih. Pintar Memilih adalah platform pendidikan pemilih berbasis web yang menyediakan informasi proses dan tahapan Pemilu 2019.

Pintar Memilih dapat diakses secara gratis di http://pintarmemilih. id. “Pintar Memilih menyediakan informasi Pemilu 2019 yang merupakan pemilu pertama dalam sejarah yang penyelenggaraan pemilihan presiden, DPR, DPRD, dan DPD dilakukan secara serentak di hari yang sama. Pintar Memilih hadir agar pemilih datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dengan bekal informasi memadai,” kata Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini.

Saat ini, lanjut Titi, Pintar Memilih menyediakan informasi calon anggota legislatif (caleg) melalui fitur “Kenali Calon Wakil Rakyat.” Dengan memasukkan kota tempat tinggal pada kolom pencarian yang disediakan, pengguna akan langsung disuguhkan informasi caleg sesuai dengan daerah pemilihan (dapil) tempat alamat tersebut terdaftar.

Senior Analyst Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Google Indonesia, Ryan Rahardjo, mengatakan bahwa masyarakat, khususnya milenial yang memiliki tingkat rasa ingin tahu yang tinggi, butuh informasi yang serbaguna dan bermanfaat. Di ranah Pemilu, Ryan mengklaim pihaknya telah memberikan informasi yang tepat bagi pemilih pemula. Mulai dari daftar caleg, info mengenai tanggal Pemilu, debat Pilpres, dan sebagainya. (SA)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
NASIONAL

Bea Cukai dan BAIS TNI Bongkar Pita Cukai Palsu Rp570 Miliar, Puskepi: Presiden Harus Beri Perhatian Serius

Jakarta, hotfokus.com Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi), Sofyano Zakaria, mengapresiasi keberhasilan...

NASIONAL

Mainkan ‘Piring’ Rakyat, Pemerintah Bakal Sikat Mafia Pangan

Jakarta, hotfokus.com Ditengarai memainkan ‘isi piring’ rakyat, pemerintah bakal menertibkan dan menyikat...

Bea Cukai dan BAIS TNI bongkar sindikat pita cukai ilegal di Jepara-Semarang, selamatkan potensi kerugian negara Rp570 miliar.
NASIONAL

Bea Cukai Bongkar Sindikat Pita Cukai Ilegal, Negara Selamat dari Kerugian Rp570 Miliar

Jakarta, hotfokus.com Aksi sindikat pita cukai ilegal di Jawa Tengah akhirnya terbongkar....

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Target 30 Ribu Unit Dikebut
NASIONAL

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Target 30 Ribu Unit Dikebut

Jakarta, Hotfokus.com Presiden Prabowo Subianto resmi mengoperasikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih...