Home NASIONAL Menko Maritim Ajak Pengusaha Korsel Investasi di Indonesia
NASIONAL

Menko Maritim Ajak Pengusaha Korsel Investasi di Indonesia

Share
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Menko Maritim Luhut Pandjaitan mengundang kalangan pengusaha Korea Selatan untuk lebih aktif dalam berinvestasi di Indonesia karena tersedia banyak peluang.

“Kami mengundang perusahaan Korea Selatan untuk berinvestasi di Indonesia seperti di bidang otomotif atau meningkatkan investasi yang sudah ada seperti di bidang perikanan” ujar Menko Luhut dalam siaran pers Kemenko Kemaritiman yang diterima di Jakarta, Minggu.

Menko Maritim menyatakan hal tersebut ketika menerima Menteri Kelautan dan Perikanan Korea Selatan Kim Young Choon pada hari Jumat (14/12) di Seoul, Korea Selatan.

Kedua negara baru saja mendirikan Pusat Penelitian dan Kerjasama Teknologi Kelautan (PPKT) di Kantor Kemenko Bidang Kemaritiman.

Luhut mengatakan untuk industri mobil, tersedia banyak peluang karena Indonesia dalam waktu dekat akan menandatangani Perjanjian Kerjasama Ekonomi Komperhensif (CEPA) dan Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) dengan Australia, maka perusahaan Korea Selatan yang ada di Indonesia bisa mengisi pasar otomotif di Australia yang banyak mengalami penutupan.

“Bukan itu saja, tetapi kita juga akan membuat perjanjian perdagangan bebas dengan negara-negara Afrika, sehingga mobil-mobil yang dibuat di Indonesia bisa juga dikirim ke Mozambik dan Kenya. Walau saya memahami bahwa hal ini bukan portfolio Bapak Menteri, tapi saya mohon untuk disampaikan kepada pemerintah Anda,” kata Luhut.

Dijelaskan, jika perusahaan pembuat mobil tersebut mengambil lokasi di sekitar Bekasi, Karawang dan Purwakarta, maka pengiriman akan dipermudah dengan lokasinya yang dekat dengan Pelabuhan Patimban dan Bandara Kertajati.

Ia menambahkan bahwa jumlah kelas menengah Indonesia yang mencapai 59 juta juga merupakan pasar potensial.

Menanggapi hal ini, Menteri Kim mengatakan pemerintahnya menyambut baik undangan untuk berinvestasi.

“Presiden Moon Jae-in menempatkan Presiden Joko Widodo sebagai Presiden favoritnya dan berpesan kepada kami di kabinet untuk menempatkan Indonesia sebagai prioritas dan selalu berusaha untuk meningkatkan kerja sama saling menguntungkan di antara kedua negara,” ujar Menteri Kim.(ert)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Pemerintah Sesuaikan Masa Tahapan Sertifikat Wajib Halal
NASIONAL

Pemerintah Sesuaikan Masa Tahapan Sertifikat Wajib Halal

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah melakukan penyesuaian masa tahapan sertifikat wajib halal yang dijadwalkan...

Mendag Budi Santoso dan Kepala Barantin Abdul Kadir Karding menandatangani kesepakatan kerja sama ekspor Indonesia.
NASIONAL

Banyak Negara Terapkan Non-Tarif. Kemendag dan Barantin Teken Kerjasama

Tangerang, hotfokus.com Banyak negara menerapkan jurus berupa persyaratan non tarif untuk mencegat...

Potongan Biaya E-Commerce Minimal 50% Berlaku Mulai 25 Oktober 2026
NASIONAL

Potongan Biaya E-Commerce Minimal 50% Berlaku Mulai 25 Oktober 2026

Jakarta, Hotfokus.com Kementerian UMKM memastikan insentif potongan biaya layanan platform e-commerce minimal...

Ilustrasi IHSG anjlok 10,76 persen di tengah kekhawatiran perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia oleh MSCI.
NASIONAL

Pasar Saham Babak Belur Imbas Sentimen MSCI

Jakarta, Hotfokus.com Usulan MSCI untuk menurunkan klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging...