Home EKONOMI Menteri Rini: Tak Hanya Urus Bisnis, BUMN Juga Berperan di Dunia Pendidikan
EKONOMI

Menteri Rini: Tak Hanya Urus Bisnis, BUMN Juga Berperan di Dunia Pendidikan

Share
Share

JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno bersama KH. Ma’ruf Amin melakukan peletakan batu pertama (Groundbreaking) proyek pengembangan Pondok Pesantren An Nawawi Tanara di Serang, Banten. Pengembangan Pondok Pesantren ini merupakan bantuan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, sekaligus sebagai salah satu bentuk kepedulian perseroan terhadap dunia pendidikan di wilayah Banten.

“Ini salah satu wujud kehadiran BUMN pada dunia pendidikan. Kami akan terus mendorong agar perusahaan negara selain menjalankan bisnisnya, juga harus memperhatikan tanggung jawab sosialnya pada dunia pendidikan dengan adil dan tanpa memandang golongan tertentu,” kata Rini.

Hadir pula dalam kegiatan ini Sekretaris Kementerian BUMN, Imam Apriyanto Putro, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Gatot Trihargo, Direktur Utama Wijaya Karya Tumiyana, Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir, dan Direktur Utama Bank BTN Maryono.

Tumiyana menjelaskan, rencana pengembangan sarana Pondok Pesantren An Nawawi Tanara akan dimulai dengan pembangunan madrasah sebagai sarana utama dalam menyelenggarakan pendidikan agama Islam. Dimana pengerjaannya akan dilaksanakan selama delapan bulan.

“Merupakan kebanggaan bagi BUMN untuk dapat berkontribusi dalam pengembangan sarana pendidikan agama khususnya di Pondok Pesantren An Nawawi Tanara. Semoga pembangunan madrasah ini dapat diselesaikan sesuai rencana dan tepat waktu sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh seluruh siswa dan santri,” jelas dia.

Madrasah ini akan berdiri setinggi 3 lantai dengan luas bangunan sekitar 1.364 m2. Lantai 1 akan berisi fasilitas untuk ruang guru, ruang tata usaha, perpustakaan,
laboratorium, area service dan satu ruang kelas dengan kapasitas 30 siswa. Kemudian lantai dua terdapat fasilitas ruang kelas, laboratorium komputer, ruang
organisasi siswa dan area service. Lantai 3 berisi empat ruang kelas lainnya, laboratorium bahasa, ruang organisasi siswa dan area service.

Ketua Majelis Ulama Indonesia sekaligus selaku Pengasuh Pondok Pesantren An Nawawi Tanara, KH. Ma’ruf Amin pun menyatakan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada Wijaya Karya dan Kementerian BUMN yang telah memberikan perhatiannya kepada Ponpes An Nawawi Tanara. “Terima kasih banyak kepada keluarga besar BUMN. Semoga ini semua bisa menjadi berkah bagi kita semua khususnya bagi para santri yang kelak akan menjadi kebanggan keluarga dan bangsa,” tutupnya.

Selain itu, Bank Syariah Mandiri juga turut memberikan bantuan dana senilai Rp 200 juta untuk penambahan ruang kelas lantai 2 Madrasah Pondok Pesantren An Nawawi Tanara. (ACB)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Ubah Lembaga Pokdarwis Jadi Koperasi, Solusi Kembangkan Desa Wisata
EKONOMI

Ubah Lembaga Pokdarwis Jadi Koperasi, Solusi Kembangkan Desa Wisata

Belitung, hotfokus.com Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat kolaborasi dengan...

KKP, Baharkam Polri, dan Pertamina Patra Niaga bersinergi menjamin keamanan serta akses BBM bagi nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih.
EKONOMI

KKP Gandeng Polri dan Pertamina, Akses BBM Nelayan di KNMP Dipastikan Lebih Aman

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggandeng Baharkam Polri dan PT...

Kemenkop dan Agrinas Palma membangun ekosistem sawit berbasis koperasi untuk memperkuat daya tawar petani dan industri hilir.
EKONOMI

Kemenkop Gandeng Agrinas Palma, 1.135 Koperasi Sawit Disiapkan Perkuat Posisi Petani

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggandeng PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) untuk...

Pemerintah & DPR Siapkan Pondasi Buat Bangun Pusat Finansial Internasional
EKONOMI

Pemerintah & DPR Siapkan Pondasi Buat Bangun Pusat Finansial Internasional

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah dan DPR menyiapkan pondasi untuk membangun pusat keuangan berstandar...