Home INTERNASIONAL Campur Tangan Asing di Iran Dikritisi
INTERNASIONAL

Campur Tangan Asing di Iran Dikritisi

Share
Share

JAKARTA — Presiden Geneva Council on International Affairs and Development (GCIAD) yang juga Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf, menolak campur tangan asing dalam krisis yang terjadi di Negara Iran. Sebaliknya dia mendukung penuh Pemerintah Iran segera menuntaskan masalah dalam negerinya secara damai tanpa kekerasan.

“Saya mengharapkan kekerasan di sana segera mereda. Saya percaya Iran dapat secepatnya keluar dari krisis itu,” harap perempuan yang juga Presiden International Humanitarian Law di Inter-Parliamentary Union itu.

Menurutnya campur tangan asing atas krisis di Negeri Mullah tersebut akan menyebabkan krisis makin parah, terutama berdampak buruk terhadap perempuan dan anak-anak.

Perempuan yang pernah menjabat dua kali sebagai Presiden Perempuan Parlemen Dunia itu mengingatkan, campur tangan asing pada beberapa negara di Timur-Tengah sejauh ini alih-alih melahirkan solusi tapi justru memperburuk situasi.

Nurhayati yang saat ini menjabat Ambassador Woman Political Leader Global Forum (WPL) meminta Pemerintah Indonesia memberikan dukungan kepada Iran dalam upaya menyelesaikan kiris yang meletus sejak 28 Desember 2017 lalu. “Sebagai negara Muslim terbesar, demikian juga negara yang berpengaruh di OKI, pemerintah seharusnya cepat merespon yang tengah terjadi di Iran dengan memberikan dukungan penuh agar pemerintah Iran dapat menyelesaikan krisis tanpa campur tangan asing. Saya sarankan presiden telpon langsung Presiden Iran,” imbuhnya.

Parlemen Indonesia, tegasnya, akan memberikan kontribusi terhadap upaya menyelesaikan krisis di Iran. Sebab Parlemen Indonesia dan Parlemen Iran tergabung dalam Parliamentary Union of OIC Member States (PUIC), alias parlemen negara-negara anggota OKI.

“Pada forum itu kita akan sampaikan dukungan penuh kepada pemerintah Iran. Kita juga akan tolak campur tangan asing apa pun bentuknya. Sikap ini kita tunjukkan dengan hadir pada konferensi PUIC ke-13 pada pekan depan di Tehran,” pungkasnya. (kn)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
INTERNASIONAL

RI Akan Perluas Ekspor Tembaga, Bauksit dan Stainless ke Kanada

Jakarta, hotfokus.com Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkap Indonesia akan memperluas ekspor tembaga...

Per September, Pungutan Ekspor CPO Naik Jadi 1.007,51 Dolar AS /MT
INTERNASIONAL

Per September, Pungutan Ekspor CPO Naik Jadi 1.007,51 Dolar AS /MT

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah menaikkan pungutan ekspor (PE) minyak sawit mentah (crude palm...

INTERNASIONAL

P3MI Harus Patuh Terhadap Peraturan di Negara Tujuan

Jakarta, hotfokus.com kepatuhan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) harus benar-benar patuh...

INTERNASIONAL

Dirjen PKTN: Hindari Transfer ke Rekening Penjual Saat Transaksi Daring & Luring

Jakarta, hotfokus.com Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kemendag, Moga Simatupang,...