Jakarta, hotfokus.com
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan Bantuan Presiden (Banpres) senilai lebih dari Rp1,2 triliun bagi usaha mikro terdampak bencana di Sumatera akan disalurkan secara transparan dan tepat sasaran. Program ini berlangsung bertahap pada 2026 dan 2027 dengan hibah tunai Rp3 juta per usaha mikro melalui rekening penerima.
“Ini merupakan amanah langsung dari Bapak Presiden berdasarkan kondisi di lapangan. Niat kita murni untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan, dan kita pastikan seluruh janji pemerintah terealisasi,” ujar Maman dalam keterangannya, Jumat (28/8/2026).
Anggaran Rp600 miliar di 2026 dan jumlah sama di 2027 ditargetkan menjangkau lebih dari 400 ribu UMKM yang belum mengakses kredit perbankan. Data calon penerima hanya diproses melalui usulan kepala daerah, lalu diverifikasi lintas lembaga lewat sistem SAPA UMKM yang terhubung dengan Dukcapil, OJK, OSS, dan BKN.
Maman menekankan bantuan diprioritaskan bagi UMKM yang belum terjangkau perbankan. Sementara pengusaha yang pernah memperoleh KUR tetap bisa menerima sepanjang memenuhi syarat.
“Bantuan presiden ini kita peruntukkan bagi usaha mikro yang betul-betul belum terjangkau perbankan,” katanya.

Melalui program ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan usaha sekaligus menggerakkan kembali ekonomi masyarakat yang terdampak bencana alam di Sumatera. (DIN/GIT)
Leave a comment