Jakarta, hotfokus.com
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) kembali mempererat sinergi dengan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri melalui perpanjangan kerja sama yang berfokus pada penguatan kesadaran hukum, perlindungan aset perusahaan, dan penegakan hukum di seluruh wilayah kerja Subholding Upstream Group.
Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk menjaga keamanan operasional sektor hulu migas sekaligus menciptakan iklim usaha yang kondusif guna mendukung pencapaian target produksi minyak dan gas bumi nasional.
Kesepakatan ini juga mencakup sejumlah aspek penting, mulai dari pertukaran data dan informasi, penataan aset, peningkatan pemahaman hukum, penguatan kapasitas sumber daya manusia, hingga dukungan terhadap proses penegakan hukum yang berkaitan dengan kegiatan operasional perusahaan.

Corporate Secretary PHE, Hermansyah Y Nasroen, menilai sinergi dengan Polri memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan industri hulu migas.
“Kolaborasi yang berkelanjutan antara PHE dan Polri menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran operasional hulu migas. Melalui penguatan kesadaran hukum, penertiban aset, dukungan penegakan hukum, serta peningkatan kapasitas sumber daya, kami optimistis dapat terus menjaga keberlangsungan operasi dan mendukung pencapaian target produksi minyak dan gas bumi nasional,” ujar Hermansyah.
Di sisi lain, Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol. Syahardiantono menegaskan pihaknya siap mendukung pengamanan objek vital nasional, termasuk sektor energi, melalui penguatan kepastian hukum dan perlindungan aset strategis.

Selain memperkuat tata kelola perusahaan, PHE juga terus mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Perusahaan menerapkan kebijakan tanpa toleransi terhadap praktik suap dengan mengimplementasikan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah memenuhi standar ISO 37001:2016. (*)
Leave a comment