Jakarta, Hotfokus.com
PT Pertamina (Persero) terus mempercepat transformasi digital dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di berbagai lini bisnis. Pengalaman tersebut dibagikan perusahaan saat menerima kunjungan studi banding PT Medco E&P Indonesia di Pertamina Digital Hub, Grha Pertamina.
Melalui pertemuan itu, Pertamina memaparkan berbagai strategi pengembangan teknologi berbasis data, digitalisasi proses bisnis, hingga penerapan AI yang mendukung peningkatan kinerja operasional dan penciptaan nilai bisnis baru.
Senior Vice President Pertamina Digital Hub, Ignatius Sigit Pratopo, menjelaskan bahwa transformasi digital menjadi salah satu fokus utama perusahaan untuk memperkuat daya saing di sektor energi.
“Transformasi digital kami berjalan di seluruh rantai nilai energi, mulai dari upstream, midstream, hingga downstream untuk oil & gas, serta energi baru dan terbarukan,” ujar Sigit.

Untuk mendukung agenda tersebut, Pertamina mengembangkan tiga program utama. Pertama, Digital Factory yang mengawal proses mulai dari identifikasi tantangan bisnis, pengembangan solusi digital, hingga implementasi secara luas. Kedua, Remote Surveillance yang meningkatkan pemantauan operasional agar keputusan bisnis dapat diambil lebih cepat. Ketiga, Tech Orchestration Center yang menyinergikan berbagai inovasi digital di seluruh rantai bisnis perusahaan.

Dalam kesempatan yang sama, SVP Business Support PT Medco E&P Indonesia, Iwan Prajogi, menilai pemanfaatan AI dan machine learning kini menjadi bagian penting dalam strategi pengembangan perusahaan energi.
“AI dan machine learning bukan sekadar proyek teknologi, tapi bagian dari transformasi bisnis jangka panjang,” kata Iwan.
Sementara itu, VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan penerapan teknologi digital dan AI yang dijalankan Pertamina kini menjadi salah satu referensi bagi pelaku industri energi.
Menurutnya, kompleksitas bisnis energi dari sektor hulu hingga hilir membutuhkan dukungan teknologi modern agar operasional berjalan lebih efektif sekaligus mampu menjaga pasokan energi bagi masyarakat. (*)
Leave a comment