Home NASIONAL Arus Logistik Jelang Lebaran 2026 Melonjak, Aktivitas Pelabuhan di Jawa Makin Padat
NASIONAL

Arus Logistik Jelang Lebaran 2026 Melonjak, Aktivitas Pelabuhan di Jawa Makin Padat

Share
Arus logistik jelang Lebaran 2026 melonjak di Jawa. Aktivitas pelabuhan dan distribusi barang meningkat hingga 130 persen.
Share

Jakarta, hotfokus.com

Arus logistik nasional mulai meningkat menjelang Lebaran 2026. Sejumlah pelaku usaha logistik menyiapkan strategi khusus agar distribusi barang tetap lancar di tengah lonjakan permintaan.

Peningkatan aktivitas distribusi tercatat di sejumlah wilayah di Pulau Jawa, terutama Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia Jawa Tengah–DIY, Teguh Arif Handoko, menyebut volume kargo meningkat hingga sekitar 130 persen.

Lonjakan tersebut terlihat di Pelabuhan Tanjung Emas. Rotasi kontainer yang biasanya berkisar 2.800 unit per hari kini naik menjadi sekitar 3.000 unit per hari.

Menurut Teguh, kenaikan aktivitas logistik tidak hanya dipicu momentum Lebaran. Pertumbuhan investasi industri di Jawa Tengah juga ikut mendorong peningkatan arus barang. Aktivitas industri di Kawasan Industri Kendal dan Kawasan Industri Terpadu Batang memberi dampak langsung terhadap throughput pelabuhan.

“Tahun 2023 sekitar 700.000 TEUs, 2024 naik menjadi 800.000 TEUs, dan 2025 sudah tembus 1 juta TEUs. Ini signifikan, walaupun perusahaan di kawasan industri KIK dan KITB baru sekitar 20 persen yang sudah produksi dan operasi,” ujar Teguh, Kamis (5/3/2026).

Lonjakan serupa juga terjadi di Jawa Timur. Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia, Sebastian Wibisono, memperkirakan arus logistik menjelang Lebaran meningkat hingga 80 persen.

Sebagai langkah antisipasi, pelaku logistik menyiapkan strategi pengalihan storage ekspor untuk sementara menampung barang impor di Pelabuhan Tanjung Perak.

“Kebetulan Nataru, Imlek, dan Idulfitri waktunya berdekatan, sehingga load-nya memang tinggi. Saat Imlek banyak impor masuk ke sini, lalu didistribusikan ke wilayah seperti Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan,” kata Wibi, sapaan akrab Sebastian.

Ia menjelaskan, koordinasi dengan otoritas kepabeanan dilakukan agar strategi tersebut berjalan lancar. Pengelola pelabuhan juga memanfaatkan dua terminal utama, yakni Terminal Teluk Lamong dan Terminal Petikemas Surabaya, untuk menjaga kelancaran arus kontainer.

Pelaku industri memperkirakan aktivitas logistik akan kembali normal setelah April, seiring berakhirnya periode puncak distribusi menjelang Lebaran. (SA/GIT)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Kemenperin Bangun lnstalasi Pengolahan Air Limbah di Kalsel
NASIONAL

Kemenperin Bangun lnstalasi Pengolahan Air Limbah di Kalsel

Jakarta, hotfokus.com Kemenperin bangun instalasi pengolahan air limbah (IPAL) untuk industri kecil...

NASIONAL

Sofyano Zakaria: Streamlining BUMN Wajib Mengutamakan Pasal 33 UUD 1945

Jakarta, hotfokus.com Pengamat Kebijakan Energi sekaligus Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi),...

NASIONAL

Peternak Rakyat Dilindungi, Kementan Batasi DOC Ayam Petelur untuk Perusahaan

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Pertanian (Kementan) memperketat pengawasan distribusi DOC FS ayam ras...

NASIONAL

Ekonomi Digital RI Nyaris US$100 Miliar, Harbolnas 2026 Bidik Transaksi Rp40 Triliun

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah terus menggenjot ekonomi digital Indonesia dengan memperkuat UMKM dan...