Home Uncategorized F1 Powerboat 2024 Akan Digelar di Danau Toba, PLN Siap Pasok Listrik Andal dari Energi Bersih
Uncategorized

F1 Powerboat 2024 Akan Digelar di Danau Toba, PLN Siap Pasok Listrik Andal dari Energi Bersih

Share
F1 Powerboat 2024 Akan Digelar di Danau Toba, PLN Siap Pasok Listrik Andal dari Energi Bersih
Share

Jakarta, hotfokus.com

Perhelatan kejuaraan dunia balap perahu super cepat F1 Powerboat (F1H20) tahun 2024 akan digelar pada 2-3 Maret 2024 di Balige, Danau Toba, Sumatera Utara. Untuk mendukung green sport tourism, PT PLN (Persero) memasok kebutuhan listrik perhelatan ini dengan sumber listrik ramah lingkungan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan perhelatan F1 Powerboat kedua kalinya sebagai tuan rumah ini menjadi sebuah kebanggan bagi Indonesia. Digelar di Danau Toba, Luhut menjelaskan kolaborasi dan kerja sama pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mampu membawa Danau Toba dan Indonesia bersinar di mata dunia.

“Kita harus bahu membahu dalam teamwork menyukseskan acara F1 Powerboat ini. Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh stakeholder, khususnya BUMN seperti PLN yang mendukung agar perhelatan ini bisa berjalan sukses,” kata Luhut dalam konferensi pers, Rabu (7/2/2024).

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo juga menjelaskan sinergi BUMN menjadi salah satu pendukung acara kelas internasional ini sukses. PLN menyediakan listrik yang paling baik untuk menyukseskan gelaran internasional ini.

“Kita kolaborasi dan kerja sama sehingga kita bisa menjadi penyelenggara yang terbaik. Danau Toba jadi mendunia dan ini merupakan support dari seluruh teman-teman BUMN, salah satunya PLN yang telah menyediakan listrik dengan optimal,” kata Tiko.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN berkomitmen penuh mendukung seluruh ajang internasional yang dihelat di Indonesia. Dengan beragam pengalaman menyukseskan perhelatan internasional, PLN siap memastikan keandalan pasokan listrik mulai di lokasi gelaran acara sampai dengan fasilitas pendukung.

“Ajang-ajang internasional menjadi wajah Indonesia di mata dunia. Untuk itu kami siap mengamankan kelistrikan di lokasi gelaran F1 Powerboat, termasuk lokasi fasilitas pendukungnya,” ungkap Darmawan.

Darmawan optimistis ajang F1 Powerboat tahun 2024 yang akan diikuti 20 pembalap dari 12 negara ini akan berlangsung sukses seperti tahun lalu. Sama dengan tahun sebelumnya, listrik untuk gelaran ini akan dipasok dari pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) yaitu pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) Hutaraja kapasitas 2×2,5 megawatt (MW) dan PLTMH Aek Silang 2 dengan kapasitas 2×5 MW.

Tidak hanya itu, perhelatan ini juga diharapkan dapat mempromosikan Danau Toba sebagai salah satu destinasi prioritas Indonesia ke mancanegara sekaligus meningkatkan perekonomian para pelaku UMKM di Kawasan Danau Toba.

“Kesuksesan pelaksanaan F1 Powerboat tahun lalu menjadi bekal kami untuk menyukseskan F1 Powerboat 2024 ini dengan memastikan persiapan kelistrikan dapat berjalan dengan baik,” ujar Darmawan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara Saleh Siswanto mengatakan infrastruktur kelistrikan untuk ajang F1 Powerboat 2024 ini telah siap. Mulai di venue utama, penginapan yang akan dipergunakan pembalap dan para pengunjung hingga berbagai lokasi strategis lainnya. PLN juga telah memastikan jalur-jalur distribusi listrik yang akan memasok acara tersebut dalam kondisi prima.

PLN juga akan melaksanakan apel siaga dan simulasi pengamanan kelistrikan di lokasi kegiatan. Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh persiapan kelistrikan dapat berjalan dengan baik.

“PLN akan menerapkan pengamanan berlapis selama pergelaran acara tersebut berlangsung dan apel siaga sekaligus memastikan seluruh persiapan dan sistem pengamanan kelistrikan berjalan dengan baik pada minggu ketiga bulan Februari 2024,” kata Saleh.()

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Era Prabowo, 8 Komoditas Pangan Surplus! Produksi Tembus 72,91 Juta Ton
Uncategorized

Era Prabowo, 8 Komoditas Pangan Surplus! Produksi Tembus 72,91 Juta Ton

Jakarta, Hotfokus.com Ketahanan pangan Indonesia menunjukkan perkembangan besar. Dalam dua tahun pemerintahan...

Uncategorized

1.000 Riders BMW Motorrad Merapat ke Bali, Pertamax Turbo Bawa Kejutan

Bali, Hotfokus.com Bali menjadi titik temu para penggemar BMW Motorrad dari berbagai...

Bahlil Gaspol! BBM Bensin Wajib Campur Bioetanol E10 Mulai 2027
Uncategorized

Bahlil Gaspol! BBM Bensin Wajib Campur Bioetanol E10 Mulai 2027

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah mulai menggeber langkah mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bensin....

Hari Pelanggan dan Lima Tahun Merger Pelindo Sudahkah Pelanggan Merasakan Manfaatnya? Bambang Sabekti Praktisi Kepelabuhanan dan Logistik Nasional 4 September 2026 Hari Pelanggan Nasional setiap 4 September menjadi momentum yang menarik bagi Pelindo. Sebab, tidak lama lagi, tepat 1 Oktober 2026, Pelindo memasuki lima tahun sejak merger empat BUMN pelabuhan. Lima tahun bukan lagi sekadar masa transisi. Periode ini sudah cukup untuk melihat apakah integrasi organisasi telah menghasilkan kemampuan operasional dan nilai bisnis yang lebih baik. Karena itu, pertanyaan yang relevan bukan lagi apakah merger Pelindo berhasil menyatukan organisasi. Pertanyaan yang lebih penting adalah: apa incremental value setelah Pelindo menjadi satu? Jawabannya perlu dilihat setidaknya dari dua sisi: operational excellence dan customer value. Dalam bisnis pelabuhan, operational excellence tidak cukup dimaknai sebagai meningkatnya produktivitas satu terminal. Pelabuhan merupakan sistem yang melibatkan kapal, terminal, peralatan, tenaga kerja, gate, yard, trucking, serta berbagai proses pelayanan. Operational excellence berarti kemampuan mengelola proses tersebut secara efisien, konsisten, reliable, dan predictable. Kapal membutuhkan kepastian berth. Bongkar muat membutuhkan produktivitas peralatan. Kontainer membutuhkan yard yang dikelola dengan baik. Truk membutuhkan proses gate yang lancar. Pengguna jasa membutuhkan informasi yang akurat dan keputusan operasional yang cepat. Satu titik yang tidak efisien dapat mengurangi manfaat efisiensi pada titik lainnya. Di sinilah merger memberikan peluang besar. Dengan berada dalam satu perusahaan, Pelindo memiliki kesempatan mengembangkan common operating standard, berbagi best practices, mengoptimalkan aset dan kapasitas, serta menggunakan data dan teknologi secara lebih terintegrasi. Namun, standardisasi bukan tujuan akhir. Bagi pelanggan, salah satu manfaat paling fundamental dari merger seharusnya adalah ease of doing business. Sebelum merger, pengguna jasa berhadapan dengan entitas Pelindo yang berbeda sesuai wilayah dan pelabuhannya. Setelah merger, pelanggan secara logis mengharapkan pengalaman berbisnis dengan Pelindo menjadi lebih sederhana: standar semakin jelas, proses semakin seragam, akses informasi semakin mudah, dan tidak perlu menghadapi variasi proses yang sebenarnya tidak memberikan nilai tambah. Inilah salah satu acid test merger: APAKAH MENJADI PELANGGAN PELINDO SEKARANG LEBIH MUDAH DARIPADA SEBELUMNYA? Pertanyaan tersebut bukan sekadar soal keramahan pelayanan. Ease of doing business menyangkut waktu, jumlah tahapan, transparansi, kepastian keputusan, kemudahan akses layanan, serta kemampuan pelanggan menyelesaikan urusannya tanpa proses yang berulang. Dengan perspektif yang sama, digitalisasi juga harus diukur dari manfaatnya bagi pelanggan. Keberhasilan digitalisasi bukan berapa banyak aplikasi yang dimiliki, tetapi berapa banyak proses yang menjadi lebih sederhana dan berapa banyak interaksi yang tidak lagi diperlukan pelanggan. Di sinilah operational excellence bertemu dengan customer value. Dalam bisnis kepelabuhanan, customer value dapat dilihat dari hal yang konkret: waktu yang lebih singkat, proses yang lebih sederhana, biaya yang lebih efisien, dan kepastian yang lebih tinggi. Merger juga memberikan peluang untuk mengelola Pelindo sebagai port network, bukan sekadar kumpulan terminal. Dengan jaringan nasional dalam satu perusahaan, Pelindo memiliki ruang lebih besar untuk mengoptimalkan kapasitas antarpelabuhan, berbagi best practices, mengurangi ketidakseimbangan utilisasi, dan memperkuat konektivitas antarkawasan. Namun, network advantage baru menjadi value apabila pelanggan dapat merasakannya dalam bentuk layanan yang lebih baik dan proses bisnis yang lebih mudah. Karena itu, ukuran keberhasilan merger juga harus tetap berada dalam scope Pelindo. Pelindo tidak menentukan surplus atau defisit perdagangan dan tidak dapat sendirian menyelesaikan seluruh persoalan biaya logistik nasional. Ukuran yang lebih fair adalah: seberapa besar efisiensi, reliability, dan kemudahan berusaha yang berhasil diciptakan pada bagian rantai logistik yang berada dalam kendali Pelindo? Memasuki tahun kelima merger, pertanyaan tersebut semakin relevan. Jika lima tahun pertama merupakan periode konsolidasi dan integrasi, lima tahun berikutnya semestinya menjadi fase untuk membuktikan incremental value of integration. Hari Pelanggan Nasional dapat menjadi reality check yang sederhana. Pelanggan adalah pihak yang paling tepat untuk menilai apakah perubahan internal perusahaan benar-benar menghasilkan perubahan yang mereka rasakan. Pada akhirnya, Pelindo tidak cukup hanya menjadi perusahaan yang lebih besar dan lebih terintegrasi. MERGER HARUS MEMBUAT PELANGGAN LEBIH MUDAH BERBISNIS DENGAN PELINDO. Kemudahan tersebut harus didukung oleh operasi yang semakin reliable, produktif, efisien, dan predictable. Pelindo sudah memiliki skala dan jaringan nasional. Tantangan lima tahun berikutnya adalah mengubah skala tersebut menjadi operational excellence, operational excellence menjadi customer value, dan customer value menjadi ease of doing business. Itulah makna Hari Pelanggan Nasional yang relevan bagi Pelindo: bukan sekadar merayakan pelanggan, tetapi memastikan bahwa setelah lima tahun merger, pelanggan benar-benar merasakan bahwa berbisnis dengan Pelindo menjadi lebih mudah.[•]
Uncategorized

Hari Pelanggan dan Lima Tahun Merger Pelindo Sudahkah Pelanggan Merasakan Manfaatnya?

Bambang SabektiPraktisi Kepelabuhanan dan Logistik Nasional 4 September 2026 Hari Pelanggan Nasional...