Home INTERNASIONAL KKP Amankan 16 Rumpon Ilegal di Perbatasan Indonesia-Filipina
INTERNASIONAL

KKP Amankan 16 Rumpon Ilegal di Perbatasan Indonesia-Filipina

Share
KKP Amankan 16 Rumpon Ilegal di Perbatasan Indonesia-Filipina
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Diduga dipasang secara ilegal di perairan perbatasan Indonesia-Filipina, petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengamankan 16 rumpon atau ponton. Pengamanan alat bantu penangkapan ikan tersebut untuk memutus mata rantai ilegal fishing, mengingat lokasi pemasangan rumpon berada di area operasinya kapal ikan ilegal.

“16 rumpon tersebut diamankan pada Kapal Pengawas Kelautan dan Perikanan Orca 04 menggelar operasi sepanjang Oktober 2023 lalu,” kata Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Laksda TNI Dr. Adin Nurawaluddin, M.Han, dalam keterangannya yang dilansir Jumat (24/11/2023).

Diduga kuat alat bantu penangkapan ikan (rumpon) tersebut dipasang tanpa izin di perairan Indonesia oleh nelayan Filipina dan masuk sekitar 2 mil laut di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI). Sehingga pihaknya menertibkan dan mengamankan 16 rumpon tersebut karena tidak dilengkapi tanda pengenal dan radar reflektor.

Adin mengungkap pemasangan rumpon secara ilegal oleh nelayan negara tetangga di perairan perbatasan ini jelas dapat merugikan nelayan Indonesia, sebab membuat ikan berkumpul di area rumpon saja dan tidak masuk ke perairan Indonesia.

Ia menambahkan semakin banyak rumpon ilegal yang dipasang di perbatasan perairan Indonesia-Filipina, berpotensi mengalihkan pergerakan tuna ke dalam kawasan perairan nasional. Kalau hal tersebut dibiarkan akan merugikan nelayan kecil dan tradisional.

Untuk itu, ia menegaskan pemutusan rumpon-rumpon ilegal ini gencar dilakukan supaya ikan tuna dapat kembali mendekat ke pesisir. Untuk diketahui, rumpon merupakan alat bantu penangkapan ikan yang menggunakan jenis pemikat atau atraktor dari benda padat untuk memikat ikan agar berkumpul di satu titik tertentu. Rumpon dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas penangkapan ikan. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Pekerja Migran RI Ajukan Visa Kerja ke Turki Melonjak Tajam
INTERNASIONAL

Pekerja Migran RI Ajukan Visa Kerja ke Turki Melonjak Tajam

Jakarta, hotfokus.com Banyak calon pekerja Indonesia (CPMI) mengajukan visa kerja ke Turki....

Rugikan Pekerja Migran Rp1 M, Izin Operasi PT Tulus Widodo Putra Dicabut
INTERNASIONAL

Rugikan Pekerja Migran Rp1 M, Izin Operasi PT Tulus Widodo Putra Dicabut

Jakarta, hotfokus.com Terbukti mengabaikan hak para pekerja migran, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran...

Kementerian P2MI & Kemendag Sepakat Perluas Peluang Kerja di Luar Negeri
INTERNASIONAL

Kementerian P2MI & Kemendag Sepakat Perluas Peluang Kerja di Luar Negeri

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag)...

INTERNASIONAL

Ekspor Perdana Beras RI ke Arab Saudi, 2.280 Ton CBP Premium Resmi Dilepas

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah akhirnya tancap gas. Indonesia resmi melepas ekspor perdana beras...