Jakarta, hotfokus.com
PT PLN (Persero) terus mengakselerasi pemberdayaan perempuan melalui program Srikandi Movement. Sepanjang 2025, inisiatif ini berhasil menjangkau lebih dari 40 ribu penerima manfaat di lebih dari 140 titik di berbagai wilayah Indonesia.
Program yang menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat lewat berbagai sektor, seperti pendidikan, ekonomi, sosial, hingga kesehatan. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa peran Srikandi kini semakin luas, tidak hanya mendukung operasional kelistrikan, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Melalui Srikandi Movement, PLN ingin memastikan kehadiran kami memberikan manfaat yang lebih luas, mendorong kemandirian, serta membuka peluang bagi perempuan untuk berkembang,” kata Darmawan.
Ketua Harian Srikandi PLN Kamia Handayani menyampaikan bahwa program ini mencatat Indeks Kepuasan Masyarakat sebesar 89,5 serta nilai Social Return on Investment (SROI) yang positif. Salah satu inisiatif unggulan, Women Support Women, telah menjangkau 1.296 penerima manfaat dari 36 kelompok dengan nilai SROI mencapai 5,79.

Selain itu, program Srikandi Goes to School/Campus telah melibatkan 5.102 peserta dan 240 tenaga pendidik di 60 lokasi. Sementara Srikandi Sahabat Anak menjangkau 16.591 anak di 83 lembaga pendidikan. Di bidang kesehatan, Srikandi Care memberikan manfaat bagi ribuan ibu dan anak.
Di internal perusahaan, program Inspiring Srikandi juga diikuti lebih dari 8.400 peserta sebagai wadah peningkatan kapasitas perempuan. Kamia menegaskan seluruh program dirancang untuk menciptakan dampak berkelanjutan.

Salah satu penerima manfaat, Lanny Juliana Mogot, mengaku program ini membantu perkembangan usahanya melalui dukungan dan pendampingan. PLN pun optimistis Srikandi Movement akan terus memperkuat peran perempuan sebagai penggerak ekonomi dan sosial di Indonesia. (*)
Leave a comment